JAKARTA, AKURATNEWS.co – Juru bicara Markas Besar Pusat Republik Islam Iran, Khatam al-Anbiya, memperingatkan: “Jika ancaman menargetkan infrastruktur Iran dilaksanakan, segala sesuatu yang masih utuh sesuai dengan nilai-nilai luhur Iran, maka seluruh infrastruktur di kawasan ini akan hancur di bawah hantaman keras angkatan bersenjata Republik Islam Iran yang perkasa.”

Menurut Pars Today, mengutip Kantor Berita Radio dan Televisi, teks lengkap pidato juru bicara Markas Besar Khatam Al-Anbiya Saw Republik Islam Iran adalah sebagai berikut:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

Amerika yang kriminal terus memberontak dan mengganggu keamanan kawasan ini.

Pertama, ditekankan kembali bahwa dalam keadaan apa pun dan dengan cara apa pun kami tidak akan mengizinkan Amerika, sebagai negara asing dan di luar kawasan, untuk ikut campur di Selat Hormuz. Ini adalah garis merah Iran yang tak tergoyahkan.

Jika ancaman baru-baru ini dari presiden Amerika, yang penuh dengan kata-kata kosong, untuk menargetkan infrastruktur Iran Islam oleh tentara agresor negara itu dilaksanakan, semua yang masih utuh karena Iran masih menjaga tatakramanya, maka semua infrastruktur di kawasan ini  akan dihancurkan di bawah pukulan baja dari angkatan bersenjata Republik Islam Iran yang kuat; sehingga tidak akan ada jejaknya yang tersisa dan seolah-olah mereka tidak pernah ada sejak awal.

Musuh yang bodoh itu harus tahu: Momen epik bagi kita bukanlah momen menghindar. Apa yang terjadi dari angkatan bersenjata Iran bukanlah pukulan yang setara, melainkan pukulan yang lebih unggul. Pukulan yang akan lebih parah, lebih luas, dan lebih menghancurkan dari sebelumnya. Api amarah bangsa yang tidak pernah menyerah akan membakar jubah sang agresor./Ib.

By Editor1