JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat “Literasi Digital Yang Mewujudkan Masyarakat Tangguh Digital Di Bidang Politik”. Seminar ini diselenggarakan pada hari Rabu, 07 Juli 2023 melalui platform zoom meeting.
Dalam seminar tersebut terdapat tiga pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaitu Bapak Drs. H. Mohammad Idham Samawi yang saat ini menjabat sebagai Angota Komisi I DPR RI, selanjutnya Bapak Dr. Geofakta, M.I.Kom, selaku CEO Kaum Design, dan Bapak Hanung Raharjo, ST selaku Ketua Ketua DPRD Kabupaten Bantul.
Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Seminar Merajut Nusantara yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Webinar memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana literasi digital dapat mewujudkan masyarakat tangguh digital di bidang politik pada perkembangan teknologi saat ini.
Sesi pemaparan diawali oleh Bapak Idham. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa,
“Pancasila sebagai pedoman untuk kita bermedia digital jangan lepas dari nilai-nilai pancasila dalam melakukan apapun. Pancasila yang juga menjadi ideologi bangsa Indonesia sudah seharusnya dibawa dalam melakukan setiap aktivitas sehari-hari, baik dalam berpolitik, melakukan ekonomi, bahkan dalam melakukan aktivitas di dunia digitaldigital, ” paparnya.
Narasumber kedua yaitu Dr. Geofakta, M.I.Kom. Dalam paparannya Bapak Geo menjelaskan bahwa,
“Dalam dinamika politik sangat diperlukan komunikasi politik agar pesan-pesan politik yang ingin disampaikan oleh aktor politik dapat tersampaikan kepada masyarakat demi mencapai tujuan politik yang diharapkan. dalam penyampaian pesan politik ini diperlukan sarana agar pesan politik dapat didistribusikan dengan baik dan efisien. pada era revolusi industri 4.0 yang telah membentuk digital society telah terbentuk media masa baru yaitu melalui ruang publik digitaldigital, ” paparnya.
Narasumber ketiga pada Webinar kali ini yaitu Bapak Hanung Raharjo, ST. pada paparannya beliau menjelaskan bahwa,
“Kehadiran media sosial di satu sisi memang menawarkan berbagai kemudahan bagi para penggunanya untuk mengakses dan membagikan informasi secara cepat, mudah, dan murah. Namun, di sisi lain, ketika penggunaan media sosial tidak dilandasi etika berkehidupan maka akan berkembang makin liar dan keluar dari batas-batas keadaban, risiko yang terjadi ialah munculnya keresahan dan bahkan tidak mustahil munculnya konflik masyarakat, “paparnya.
Selanjutnya, Bapak Hanung juga menyampaikan bahwa etika dalam bermedia sosial perlu diperhatikan guna menumbuhkan dan mengembangkan kembali kehidupan berbangsa yang berbudaya tinggi dengan menggugah, menghargai, dan mengembangkan budaya nasional yang bersumber dari budaya daerah agar mampu melakukan adaptasi, interaksi dengan bangsa lain, dan tindakan proaktif sejalan dengan tuntutan globalisasi. /Ib
