Natasha (kiri) Saat Lapor Polisi

JAKARTA, AKURATNEWS – Penyelenggaraan ajang Miss Universe 2023 yang memunculkan Fabiene Nicoll sebagai pemenang terus menuai kritik dan kontroversi.

Kritik itu muncul dari berbagai sudut, dari mulai peraturan soal tinggi badan minimum peserta hingga dugaan ada pelecehan seksual dalam proses body Checking.

Salah satu finalis Miss Universe Indonesia Natasha diketahui telah  resmi membuat laporan polisi terhadap pihak penyelenggara setelah meyakini mengalami kekerasan seksual. Laporan tersebut terdaftar dengan Nomor: STTLP/B/4598/VIII/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA.

“Alhamdulillah diterima laporan kami terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Pasal 6, dan atau Pasal 5 terkait kekerasan seksual fisik dan non fisik. Kemudian Pasal 14, dan atau Oasal 15 mengambil gambar tanpa kehendaknya,” kata Melissa Anggraini, kuasa hukum Natasha usai membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya, Senin (7/8/2023).

Baca Artikel Lainnya: 16 Tahun Absen Rekaman Hetty Koes Endang Kembali Rislis Single Lagu Remake Lagu ‘Buih Jadi Permadani’

Kejadian itu, kabarnya terjadi di salah satu hotel di Jakarta pada tanggal 1 Agustus 2023 lalu. Kala itu Natasha dipaksa untuk bertelanjang dan kemudian difoto. Kejadian tersebut dipastikan pengacaranya tidak ada di dalam rundown acara.

“Body Checking tidak pernah ada di rundown acara, tiba-tiba saja mereka ditodong, itu yang membuat klien kami terpukul merasa martabatnya dihinakan,” tuturnya.

Seiring dengan perkembangan berita adanya isu pelecehan seksual dalam proses ajang Miss Universe tersebut, membuat Elden Wang (CEO), Riomotret (Photographer), dan Slam Wiyono (Beauty Director) dalam ajang Miss Universe Indonesia mengundurkan diri./Elv.

By Editor1