JAKARTA, AKURATNEWS – Alexander Matthew, konten kreator dibawah manajemen Mantappu Corp., gelar kegiatan charity untuk membangun kembali sekolah yang rusak akibat siklon di NTT. Kegiatan ini bagian dari rangkaian perayaan hari ulang tahun Mantappu Corp. yang ke-2 pada 18 Agustus 2023.

Penggalangan dana dilakukan melalui platform kitabisa.com dan kegiatan charity, yang digelar pada 16 Agustus 2023 di GOR Cempaka Putih. Charity event dikemas dalam bentuk  Basketball Tournament dengan menggandeng pihak DBL (Developmental Basketball League). Dana yang disumbangkan merupakan seluruh hasil dari penjualan tiket dan merchandise.

Alexander Matthew mengatakan, “Aku ingin dengan passion yang aku miliki, ada dampak positif yang bisa dihasilkan. Dalam hal ini, passion dalam basket mendorong aku untuk menginisiasi acara basket dengan tujuan penggalangan dana bagi adik-adik di Lembata, NTT.”

Selain dari Mantappu Corp., Matthew mendapatkan dukungan dari Jerhemy Owen dan Jerome Polin, juga sebagai konten kreator dalam naungan manajemen yang sama. Aksi sosial ini menjadi bukti nyata komitmen Mantappu Corp. serta talents dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Semoga kebahagiaan dan bentuk kasih lewat penggalangan dana untuk pembangunan sekolah dapat tercapai dan tersalurkan dengan baik kepada adik-adik yang ada di Lembata.” ungkap Alexander Matthew.

Profil Alexander Matthew

Alexander Matthew, yang akrab disapa Matthew, adalah seorang kreator konten berbakat asal Indonesia, di bawah naungan manajemen talenta Mantappu Corp.

Saat ini, Matthew melanjutkan studinya di Fachhochschule Aachen,  Jerman dengan mengambil jurusan Teknik Informatika. Melalui berbagai platform media sosial seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.

Matthew kerap membagikan profilnya sebagai mahasiswa Indonesia di Jerman. Kontennya berupa petualangannya keliling di beberapa negara Eropa.

Petualangannya mengekspos destinasi wisata yang menarik sekaligus kehidupan masyarakat di Jerman. Ia juga memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada teman-temannya disana.

By Gembur