JAKARTA, AKURATNEWS.co – Tak bisa dipungkiri, genre horor kian menyerbu industri film Tanah Air. Kali ini, satu lagi film horor bertajuk ‘Desa Mati The Movie’, siap menghantui penonton.
Film garapan rumah produksi Kami Sinema ini bakal tayang di bioskop pada 6 Maret 2025.
Dijelaskan Produser Eksekutif Kami Sinema, Olivia Irawan Chen, ‘Desa Mati The Movie’ diangkat ke layar lebar terinspirasi dari banyaknya desa mati di Indonesia yang ditinggal penduduk akibat bencana alam atau infrastruktur yang kurang memadai.
“Kebetulan saya pernah ikut memberikan bantuan korban gempa di Bantul, Jogja. Di sana dibangun desa darurat yang ditinggal penduduknya. Tapi ada juga yang menyisakan beberapa keluarga saja. Kita tahu, tempat kosong ditinggal (penghuninya) apa yang terjadi, apalagi satu desa dimana ada bangunan, ada tempat kosong. Itu yang membuat kami terinspirasi mengangkat kisah ‘Desa Mati The Movie’,” ungkap Olivia di sela Gala Premiere film ini di Jakarta, Selasa (25/2).
Film yang disutradarai Sipu Groso ini diisi deretan pemain seperti Frislly Herlind, Kiesha Alvaro, Adila Fitri, Ehan Brenda, Shakira Sheldrick, Samuel Rizal dan Ence Bagus. Lalu ada Oce Permatasari, Anyun Cadel, Olivia Irawan, Vicky Diacahya, Mastur, Olive Nugroho dan Aira Lubna.
Sedangkan lokasi syuting film ini berada di sebuah desa di Gunung Kidul, Yogyakarta. Pemilihan lokasi ini dipilih tim produksi dari sejumlah lokasi yang dinilai cocok dengan background film ini.
Menurut Olivia, desa untuk syuting benar-benar tertinggal dan terisolir lantaran sulit air hingga susah mencari sinyal.
‘Air di desa itu hanya berasal dari air tampungan hujan yang sudah disiapkan dengan wadah,” cerita Olivia
Ia pun berharap film ‘Desa Mati The Movie’ mendapat sambutan hangat dari penonton Tanah Air. Dan ia bernazar, jika penonton film ini bisa tembus 1 juta, dirinya akan membuat fasilitas air dan sanitasi di desa tersebut.
“Kalau tembus satu juta, saya akan kembali lagi ke desa itu dan bikinin fasilitas air bersih. Karena di sana gak ada air, mau cebok aja pakai air tadah hujan,” ucapnya.
Film ‘Desa Mati The Movie’ sendiri berkisah rencana liburan lima anak muda yang akhirnya berbuah petaka.
Diawali dari perjalanan misterius yang seolah seperti sudah ditakdirkan dilakukan Lintang (Frislly Herlind) yang ditemani beberapa rekannya.
Tindak-tanduk dan ekspresi keluarga dekat Lintang sendiri menambah kecurigaan yang tampak seperti menyembuyikan sesuatu dari Lintang yang akan mengunjungi sendang sakral yang dikabarkan viral di area Jawa Tengah.
Nenek Lintang sendiri menyiratkan sesuatu yang mencurigakan akan perjalanan kelima sekawanan tersebut. Mengapa ayah, nenek dan kerabat Lintang menyembunyikan rahasia mencurigakan dari Lintang yang tidak ingat peristiwa kematian ibu kandungnya?
Puncak ketegangan diawali dengan perjalanan Lintang dan rekan-rekannya yang tersasar dan tersesat di area hutan tanpa sinyal radio dan handphone.
Mobil yang mereka tunggangi juga ikut mogok seolah terkena dampak mistis di area hutan mati yang wingit dan tanpa sinyal tanpa penduduk.
Kejadian ini memaksa Lintang berusaha mencari sinyal handphone ke area desa sepi di dalam hutan tersebut sekaligus mencari bantuan.
Kejanggalan dan ketegangan mulai terjadi saat mereka mulai masuk ke desa di dalam hutan tersebut. Mereka semakin terdorong masuk lebih dalam ke desa misterius ini, hingga tanpa disadari mereka terjebak dan terjerat di desa tertinggal yang ternyata dihuni penduduk mistis dan misterius yang menyeramkan, Desa Mati
Mahluk mistis misterius apakah di Desa Mati ini? Apakah mereka manusia nyata atau bukan?
Mengapa desa ini tidak tercatat di peta? Apakah Desa ini nyata? Mengapa ada potongan-potongan tubuh manusia seperti kepala manusia, jempol tangan tergeletak di dapur salah satu penduduk desa?
Lalu apakah Lintang dan kawan-kawan nya dapat keluar dengan selamat dari desa misterius tak kasat mata ini?
Apakah mereka berhasil menyelamatkan seorang gadis kecil bernama Ayu yang telah lama telah terjebak di desa misterus ini? Siapakah sebenarnya Ayu gadis kecil yang terjebak di Desa Mati ini? (NVR)
