JAKARTA, AKURATNEWS.co – Mantan personil band Lalahuta, Quincy Jordan memasuki babak baru dalam perjalanan karier di industri musik.

Setelah memutuskan keluar dari Lalahuta pada 2021 lalu, pria yang akrab disapa Jordan dan baru saja sukses tampil di Java Jazz Festival 2024 ini memantapkan diri bersolo karier.

“Ini mimpi menjadi kenyataan, saya dari dulu punya impian solo karier,” kata Jordan di sela peluncuran lagu ‘Aku Tau’ di Jakarta, Rabu (29/5).

Langkah awalnya menjadi solois dilakukan Jordan lewat lagu debutnya ‘Aku Tau’ yang terasa sangat spesial karena diciptakan Laleilmanino, trio pencipta lagu yang diinisiasi Lale, Ilman dan Nino.

Laleilmanino sendiri bahkan telah lama menyimpan lagu ‘Aku Tau’ ini untuk penyanyi yang dirasa cocok untuk membawakan.

Dan akhirnya, Laleilmanino dan Quincy Jordan dipertemukan dalam sebuah project bersama grup musik Okaay yang terdiri dari Okin dan Nicky Kay pada Juli 2023.

“Pertama kali diminta nyanyi lagu on the spot, rasanya kaget, kok tiba-tiba disuruh nyanyi lagu ini, tapi saya senang sekali, Laleilmanino mempercayakan lagu ini untuk aku nyanyiin,” beber Jordan.

Menurutnya, ‘Aku Tau; sangat berbeda dibanding karya yang dibawakan saat bersama Lalahuta. Ia mengaku kini lebih leluasa untuk menonjolkan kualitas vokalnya yang khas dan menunjukkan siapa dirinya.

“Saya akhirnya bisa share karya sesuai idealis saya, bisa mengeksplorasi lebih luas lagi. This Who I am!”serunya.

Soal makna di balik lagu ‘Aku Tau’, penyanyi kelahiran 1 Januari 1992 ini menyebut jika single itu berkisah tentang seseorang yang berusaha dengan segala cara mendapatkan cinta dari dambaan hati.

“Apabila sayang atau cinta sama seseorang, jangan menyerah untuk membuktikan. Ini kayaknya related sama banyak orang,” ucap Jordan.

Dalam proses produksi, Jordan pun dibantu tiga executive producer yakni Gregory Sukamto, Budi Susilo, dan Mohammad Hafiz Moeriono.

“Nggak hanya terbatas single, mungkin mini album, musik Quincy Jordan harus banyak didengar orang,” ujar Budi Susilo.

“Semoga lagu ini bisa diterima, Quincy Jordan tetap melanjutkan kreativitas,” imbuh Gregory Sukamto.

“Suara dia itu nggak cuma bagus, tetapi khas, cuma dimiliki Quincy Jordan,” tambah Mohammad Hafiz Moeriono.

Saat ini, ‘Aku Tau’ sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital.

“Semoga yang mendengar bisa terinspirasi, ini baru awal mula saya di industri musik sebagai solois, semoga diterima dan membuahkan hasil maksimal,” tutup Jordan (NVR)

By Editor1