JAKARTA, AKURATNEWS.co – Badai Siklon tropis Alfred mulai menerjang Australia timur pada Kamis (6/3/2025) kemarin, membawa hujan lebat dan gelombang tinggi ke wilayah padat penduduk yang jarang terkena badai besar.
Menurut laporan Biro Meteorologi Australia, Siklon Alfred ini terdeteksi 285 km di timur Brisbane, setelah melambat di atas Laut Koral semalaman. Sekitar 4 juta orang di sepanjang garis pantai 400 km diperkirakan akan terdampak badai terburuk.
Peramal cuaca Sarah Scully dari Biro Meteorologi mengatakan badai mulai terbentuk di pesisir. “Terjadi gelombang yang sangat besar dan gelombang pasang kuat akibat energi yang diciptakan Siklon Alfred di Laut Koral,” ujarnya.
Gelombang setinggi 12,4 meter terekam di Gold Coast, menjadikannya gelombang terbesar yang pernah tercatat di wilayah tersebut.
Siklon Alfred awalnya diprediksi mencapai daratan pada Kamis malam, tetapi kini diperkirakan baru tiba pada Jumat (7/3/2025) sore atau Sabtu (8/3/2025) dini hari. Perubahan ini memberi waktu bagi warga pesisir untuk memperkuat perlindungan dan menimbun persediaan, tetapi juga memperpanjang periode paparan mereka terhadap badai.
“Ini berarti wilayah pesisir akan terdampak lebih lama,” tambah Scully.
Beberapa kota telah menerima curah hujan lebih dari 200 mm, dengan angin kencang yang menyebabkan pemadaman listrik di lebih dari 4.000 rumah.
Biro Meteorologi Australia menyebutkan bahwa Siklon Alfred akan mendarat di dekat pusat metropolitan Brisbane, menjadikannya siklon pertama dalam lebih dari 50 tahun yang menerjang wilayah ini.
“Banyak orang terancam bahaya. Kita berbicara tentang sekitar empat setengah juta warga Australia,” kata Menteri Senior Jim Chalmers.
Siklon yang terbentuk pada bagian selatan Australia jarang terjadi karena perairan yang lebih dingin. Siklon Alfred akan menjadi badai pertama yang mencapai daratan di wilayah ini sejak 1974.
Sementara itu, lebih dari 900 sekolah di Queensland dan New South Wales ditutup sebagai langkah antisipasi.
Para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa perubahan iklim meningkatkan risiko bencana alam, termasuk kebakaran hutan, banjir, dan badai tropis yang semakin kuat.
Pemerintah dan masyarakat kini bersiap menghadapi dampak penuh dari Siklon Alfred, yang diperkirakan akan menjadi salah satu badai paling bersejarah di Australia Timur./Ib.
