JAKARTA, AKURATNEWS.co – Sebuah forum bernama BaLa Nusa, yakni singkatan dari Bahlil Lahadalia untuk Nusantara resmi terbentuk pada rapat yang digelar di Jakarta, Kamis (15/8).
Forum ini dibentuk sejumlah keluarga dekat Bahlil dengan maksud mengawal dan menyukseskan pencalonan Menteri Investasi ini sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Di forum ini, Dr Muhhammad Uswanus menempati posisi sebagai Ketua Dewan Penasihat BaLa Nusa.
Yang menarik, karena forum ini juga menjadi wadah silaturahmi ketua DPD 1 dan DPD 2 Partai Golkar seluruh Indonesia, Uswanus mendaulat Olsu Babay sebagai Ketua Umum. Olsu Babay sendiri dikenal sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Utara.
Sedangkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) dipercayakan kepada orang dekat Bahlil Lahadia, Rudi Rahman.
Sedangkan untuk posisi wakil ketua, ditempati masing-masing Gus Arief, Masrul dan Mamduhi.
“Alhamdulillah, sesuai amanah dari Ketua Dewan Pembina, hari ini Forum Silaturahmi Keluarga yang kami beri nama BaLa Nusa resmi terbentuk. Insha Allah, niat baik kami untuk mengawal dan menyukseskan Bahlil Lahadalia menjadi ketua DPP Partai Golkar, dimudahkan dan dilancarkan,” ujar Olsu Babay.
Olsu pun mengajak kepada seluruh ketua dan sekretaris DPD 1 dan DPD 2 Partai Golkar se-Indonesia agar bisa bergabung pada forum silaturahmi ini.
“Mari kita bersama-sama menyukseskan Munas ke-11 Partai Golkar, dan mengawal kemenangan Bahlil Lahadalia,” ajak dia.
“Kami juga mengucapkan selamat kepada Agus Gumiwang Kartasasmita yang telah ditetapkan sebagai Plt Ketum Partai Golkar. Semoga agenda Munas ke-11 akan berjalan lancar sesuai harapan kita semua,” kata Olsu lagi.
Rudi Rachman menambahkan, saat ini semakin kuat dukungan kepada Bahlil Lahadalia untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPP Partai Golkar, baik dari DPD maupun di tingkat DPP.
“Untuk itu, perjalanan ini harus dikawal sehingag semua berjalan sesuai harapan,” tegasnya.
Sebelumnya, Olsu Babay sempat mendeklarasikan untuk maju sebgaai calon Ketua DPP Partai Golkar di Munas yang akan digelar Selasa pekan depan, 20 Agustus 2024. Syaratnya, jika dan hanya jika, calon yang dia usulkan tidak jadi maju.
“Tapi ternyata Bung Bahlil Lahadalia maju dan bahkan mendapat dukungan begitu kuat, sehingga saya memutuskan untuk mendukung beliau,” kata Olsu Babay.
Seperti diketahui, menguatnya nama Bahlil Lahadalia dibuktikan pernyataan sejumlah petinggi DPP Partai Golkar.
Sebut saja, Ketua Dewan Pembina Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar Idrus Marham, mengungkap sudah lebih dari 30 DPD 1 yang mendukung Bahlil Lahadalia.
“Itu sudah lebih dari 30 DPD 1 yang menyampaikan dukungan kepada Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum. Dan saya punya keyakinan, lengkap menjadi 38 (DPD 1),” tegasnya lagi.
Sedangkan, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar Dito Ariotedjo mengakui ada aspirasi di internal partai yang menginginkan Bahlil menjadi Ketua Umum Golkar.
“Ya memang kita sudah mendengar aspirasi ini mengerucut ke namanya Bang Bahlil,” kata Dito di kantor DPP Partai Golkar,
Dito pun menekankan, peluang Bahlil Lahadalia terpilih menjadi ketua umum DPP Partai Golkar cukup besar lantaran sedari awal Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memiliki kedekatan dengan Airlangga Hartarto.
Kedekatan tersebut dinilai Dito dapat memudahkan Bahlil jika nantinya terpilih menjadi Ketua Umum Golkar. (NVR)
