JAKARTA, AKURATNEWS.co – Di dunia serba digital saat ini, platform media sosial (medsos) seperti TikTok telah bertransformasi menjadi lebih dari sekadar sarana hiburan saja.
Aplikasi TikTok kini juga telah digunakan sebagai sarana berpromosi bagi pelaku UMKM di Indonesia untuk memperluas dan mengembangkan usaha mereka. Dari aneka ragam produk, termasuk bisnis fashion anak, semuanya mendapat kesempatan yang sama untuk berpromosi melalui TikTok.
Hal ini dibuktikan Andre Oktavianus dengan brand Kiminori Kids miliknya. Kimori Kids yang merupakan salah satu brand lokal yang menjual pakaian anak di ranah digital sejak 2018 ini memilih TikTok sebagai salah satu kanal penjualannya.
Keputusan menggunakan TikTok ini dirasakan Andre telah membawa berbagai manfaat, apalagi sejak mengoptimalkan fitur belanjanya di 2022. Tidak hanya mencatatkan pertumbuhan bisnis yang signifikan, melalui TikTok, Andre juga berkesempatan bertemu dengan berbagai kalangan masyarakat hingga dapat membangun jaringan yang luas. Hingga akhirnya, produk Kiminori Kids menyebar ke seluruh penjuru Indonesia berkat TikTok.
“Setelah bergabung dengan TikTok, pembeli produk-produk Kiminori sudah tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan, dengan adanya fitur live-nya memungkinkan kami berinteraksi langsung dengan konsumen,” jelas Andre di Jakarta baru-baru ini.
Ia juga melihat platform TikTok mempermudah masyarakat Indonesia dalam mencari penghasilan tambahan terutama bagi yang ingin memulai dengan modal yang kecil.
Ia mengambil contoh program afiliasi di TikTok, dimana pengguna dapat menjadi reseller produk-produk Kiminori Kids dengan mudah. Saat lebaran tiba misalnya, jumlah kreator affiliate Kiminori Kids dapat mencapai 200 orang lebih.
“Kreator affiliate di TikTok ini seperti reseller. Pada prinsipnya, siapa saja bisa mencari tambahan pendapatan sebagai reseller kami, mulai dari ibu rumah tangga hingga orang-orang yang mungkin masih sekolah. Modalnya juga tidak sulit, bahkan bermodal telepon genggam saja sudah cukup. Mekanisme ini membantu untuk membuka peluang seluas-luasnya bagi siapapun yang sedang membutuhkan. Jadi, dengan hadirnya kembali Shop | Tokopedia di TikTok tentunya sangat membantu dalam menghidupkan kembali roda perekonomian, khususnya para kreator affiliate Kiminori yang mayoritas berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah dan tinggal di luar pulau Jawa,” beber Andre.
Bahkan, lanjutnya, ada beberapa kreator affiliate yang bercerita kalau mereka memanfaatkan waktu di sela-sela kesibukan mereka sebagai ibu rumah tangga.
“Kebanyakan kreator affiliate kami adalah ibu rumah tangga. Saya beberapa kali menjumpai seorang kreator affiliate yang live waktu subuh, dan saat saya tanya beliau menjelaskan pada saya kalau ia memanfaatkan waktu kosong sebelum mempersiapkan sarapan dan membangunkan anaknya untuk sekolah. Banyak kreator affiliate kami yang juga membagikan pengalaman serupa,” ungkap Andre.
Kisah Kiminori ini menunjukkan bagaimana TikTok dapat menjadi platform digital yang mampu mendukung laju bisnis UMKM dari berbagai sektor industri di era digital saat ini, termasuk industri fesyen untuk anak-anak.
Dengan memanfaatkan TikTok secara optimal, UMKM dapat meningkatkan penjualan, jangakauan pasar dan visibilitas, dan membangun komunitas yang kuat dengan pelanggan mereka. (NVR)
