ALABAMA, AKURATNEWS – Insiden bak film hororr dialami seorang pria asal Alabama, Amerika Serikat (AS). Pria ini tiba-tiba mengalami pendarahan otak setelah bersin.
Dilansir dari Dailymail, gumpalan darah di bagian tengkorak pria bernama Sam Messina ini pecah pada September 2016 lalu. Mahasiswa 26 tahun ini saat itu sedang berbaring di tempat tidur dan tiba-tiba bersin. Messina saat itu memang sedang menderita aneurisma, yakni penggumpalan darah di otaknya yang tidak kunjung pecah hingga di usianya yang ke-20 tahun.
Saat bersin, gumpalan darah tersebut kemudian pecah seperti meledak. Bahkan, darah tersebut sampai mengucur ke lubang hidungnya.
“Otak saya cukup banyak meledak dan gumpalan keluar dari lubang hidung saya,” ujar Messina, Jumat, (5/5).
Akibatnya, tekanan bersin tersebut menyebabkan darah menyembur keluar dari hidungnya, yang memicu stroke dan menyebabkan dia pingsan beberapa menit kemudian.
Namun, ternyata bersin tersebut merupakan cara yang cukup ampuh memecahkan gumpalan darah di otaknya itu.
“Itu menyebabkan saya terkena stroke juga, jadi saya pingsan dan seharusnya sudah mati. Tapi karena saya bersin, itu adalah cara yang paling damai untuk memecahkan benda ini,” ungkapnya.
Messina lantas langsung dilarikan ke rumah sakit oleh sang kekasih. Dokter lalu mendiagnosisnya dengan kondisi langka yang menyebabkan pembuluh darah kusut. Dokter menyebut Messina menderita aneurisma yang mematikan dan dia didiagnosis menderita arteriovenous malformation (AVM).
AVM sendiri merupakan suatu kondisi yang menyebabkan kusutnya pembuluh darah yang menghubungkan arteri dan vena di otak. Arteri dan vena yang bisa pecah menyebabkan pendarahan di kepala.
Kondisi ini dapat terjadi pada banyak tempat dalam tubuh dengan kasus terbanyak terjadi di otak atau paru. Malformasi arteri vena biasanya merupakan gangguan kongenital atau bawaan lahir. (NVR)
