JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat “Bijak Bermedia Sosial : Jangan Asal Sebar di Internet”. Seminar ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 15 April 2023 melalui platform zoom meeting.

Dalam seminar tersebut terdapat empat pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaitu Bapak Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI, Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI serta mengundang Bapak Dr. Achmad Maulani selaku Pengamat Sosial Budaya serta Bapak Rifqi Fairuz, M.A selaku Dewan Antropologi Budaya IAIN Salatiga, Fak, Dakwa.

Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Ngobrol Bareng Legislator yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Webinar memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara menyiapkan talenta digital sambut bonus demografi pada saat ini.

Baca artikel lainnya:Ada ‘Nganter Musang King’ dan ‘Everybody Happy’ di Balik Suap Walikota Bandung

Pemaparan diawali oleh Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa;

“Sebagaimana kita ketahui kemajuan teknologi khususnya teknologi informasi begitu cepat bahkan kemajuannya sampai melebihi level kecepatan produktifitas kita. Dari tangan anak bangsa harus lahir ide-ide inovatif agar mengisi pasar yang begitu besar di dalam negeri jangan sampai diisi oleh produk-produk  berbagai negara. Kalau produktifitas tinggi maka kualitas nya pun tinggi juga maka kita bisa mengisi di tingkat internasional. Jangan pernah tidak percaya diri karena produk digital dan produk kreatif inovatif tidak lagi berada di jabodetabek. Semua punya kesempatan yang sama asal berkualitas, inovatif, dan tentu saja memiliki kemampuan untuk mengisi pasar dalam negeri yang sangat luas ini.” kata Muhaimin Iskandar.

Paparan kedua disampaikan oleh Semuel Abrijani. Dalam paparannya Semuel Abrijani menjelaskan bahwa;

“Kita perlu bekerja sama dalam mewujudkan dan menyukseskan transformasi digital di Indonesia. Salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya transformasi digital adalah terbentuknya masyarakat digital yang mempunyai kemampuan literasi diigital yang memadai. Ngobrol Bareng Legislator merupakan hal yang paling krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini.” kata Semuel Abrijani.

Baca artikel lainnya: Xi Jinping Meminta Kesiapan Militernya rntuk Pertempuran Nyata

 paparan ketiga disampaikan oleh Dr. Achmad Maulani. Dalam paparannya Achmad maulani menjelaskan pentingnya mengembangkan kecerdasan bermedia social.

“Kecerdasan  di dalam media social. Orang kaya pada saat ini 100 % memegang digital pada saat ini Ada 3 era yang penting ktia pahami yaitu kita berada di era yang super kecepatan yang luar biasa, era yang virtualiti memasarkan informasi, era yang terbuka networking jaringan. Itu harus dimanfaatkan betul dengan kemampuan yang selalu beradaptasi dengan perubah, melakukan inovasi dan kolaborasi juga pentingnya kita melakukan kreatifitas sesuai konteks local dan tradisi yang menjadi pijakan masing-masing kita semua. Kita tidak boleh tersedot didalam lubang hitam kebudayaan digital itu sendiri, tetapi kita harus mampu menjadi subjek yang mampu bahkan mengerahkan peradaban media itu sendiri dengan kecerdasaan media digital yang kita punya,” papar Achmad maulani.

Pemaparan terakhir disampaikan oleh Rifqi Fairuz, M.A selaku Dewan Antropologi Budaya IAIN Salatiga. Dalam paparannya beliau menjelaskan;

“Pengguna internet merasa bebas melakukan apa saja karena mereka berpikir bahwa di internet mereka tidak akan diketahui (ANONIM). Hal ini membuat mereka merasa jauh lebih nyaman untuk mengutarakan kebencian dibanding jika mereka di dunia nyata” papar Rifqi Fairuz./Ib

By redaksi