JAKARTA, AKURATNEWS.co  –  Super Grup dunia Black Sabbath sudah benar-benar rampung. Ozzy Osbourne (vokal), Tony Iommi (gitar), Geezer Butler (bass), dan Bill Ward (drum) tampil untuk terakhir kalinya di Villa Park, Birmingham pada Sabtu, 5 Juli malam.

Pertunjukan bersejarah dengan tajuk “Back To The Beginning” itu adalah perpisahan terakhir bagi pioner heavy metal, yang tampil dengan formasi awal untuk pertama kalinya sejak 2005.

Sabbath muncul di panggung sekitar pukul 22.00 waktu setempat, setelah penampilan puluhan bintang tamu. Kemunculan Ozzy, Tony, Geezer dan Bill diiringi sirine dan lampu sorot.

Mereka membuka penampilan bersejarah ini dengan “War Pigs” – sebuah lagu anti-perang – dari album “Paranoid” yang dirilis tahun 1970.

Seperti yang sudah diumumkan sebelumnya, Ozzy tampil di tengah panggung sambil duduk di kursi singgasana. Bukan tanpa alasan, kondisi kesehatan yang buruk membuatnya tidak mampu lagi tampil seperti 20 atau 40 tahun lalu.

Sementara personel lain, tampil menunjukkan kapabilitas mereka sebagai penampil musik keras sejati. Tony bermain dengan gitar Gibson SG yang ikonik, Geezer bermain dengan bass berlogo klub sepak bola Aston Villa, dan Bill tampil dengan

Sabbath masih memainkan tiga lagu lainnya, yaitu “N.I.B.”, “Iron Man”, dan ditutup dengan “Paranoid”.

Seperti yang dikatakan Tony sebelumnya, sang gitaris menyebut latihan untuk konser perpisahan berjalan lancar, namun tetap saja tidak mudah. Ada kegugupan, terutama karena lebih dari 40.000 orang dari seluruh penjuru dunia datang ke stadion.

“Saya tidak akan mengatakan itu mudah, itu sulit, karena tidak ada dari kami yang bertambah muda. Dan berdiri di sana selama beberapa jam itu melelahkan,” kata Tony.

Adapun, nama-nama besar yang ikut tampil dalam konser bersejarah ini, antara lain The Rolling Stones, Aerosmith, Rage Against The Machine, Red Hot Chili Peppers, hingga Blink-182.

Sebagai informasi, Ozzy belum pernah tampil penuh sejak 2018, dan telah menjalani banyak operasi serta mengalami banyak masalah kesehatan, termasuk penyakit Parkinson dalam beberapa tahun terakhir./Ib.

By Editor1