JAKARTA, AKURATNEWS.co – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku prihatin atas komentar nirempati yang dilakukan sejumlah tenaga kesehatan (nakes) terhadap pasien BPJS Kesehatan bernam Yurizal di platform Threads.
Menkes menegaskan, seorang tenaga kesehatan semestinya mengedepankan empati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Budi saat akan menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
“Hati saya sedih. Harusnya apa pun profesi kita, kita harus punya empati lah ke masyarakat,” kata Budi, dilansir dari Beritasatu.
Pernyataan Menkes muncul menyusul viralnya sejumlah komentar nirempati terhadap almarhum Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS Kesehatan yang meninggal dunia setelah mengeluhkan dirinya belum mendapat kamar perawatan di rumah sakit meski telah mengantre selama delapan jam.
Sebelum meninggal dunia, Yurizal sempat membagikan keluhannya melalui akun Threads pribadinya tanpa menyebutkan nama rumah sakit atau pun nakes yang bertugas. Namun, unggahan tersebut justru menuai komentar bernada ejekan dan perundungan dari netizen yang sebagian berprofesi  sebagai nakes.
Salah satu komentar bahkan disebut menyarankan pasien untuk langsung menuju ruang jenazah, hingga memotong urat nadi.
Kasus tersebut memicu perhatian publik setelah kabar meninggalnya Yurizal beredar pada 31 Juli 2026. Peristiwa ini memicu sorotan publik terhadap etika profesi, serta pentingnya empati tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada semua pasien, tak terkecuali pasien pengguna laayanan BPJS Kesehatan./Teg.
