JAKARTA, AKURATNEWS.co  –  Pemerintah Arab Saudi bersiap menghadapi serangkaian serangan terkoordinasi oleh milisi Irak yang bekerja sama dengan kelompok Houthi yang didukung Iran.

Kepada CNN, pejabat Saudi merujuk pada berbagai laporan intelijen dari Arab Saudi dan negara-negara kawasan yang menyebutkan milisi Irak berkoordinasi dengan Houthi berencana menyerang negara Teluk tersebut dalam waktu dekat di bawah arahan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Pejabat tersebut menyatakan kekhawatirannya, seraya mengatakan laporan-laporan itu muncul saat Arab Saudi sedang mendorong de-eskalasi dan ketika negosiasi tampaknya bergerak ke arah yang positif.

“Arab Saudi akan mengambil segala langkah yang diperlukan untuk menghadapi setiap agresi,” ujar pejabat tersebut dilansir dari CNN, Jumat, 7 Agustus.

Kabar mengenai potensi serangan ini muncul menjelang pertemuan puncak gabungan Turki-Saudi-Pakistan di Mekkah pada Jumat, di mana kesepakatan pertahanan bersama diperkirakan akan diumumkan, menurut sumber-sumber di kawasan tersebut.

Laporan mengenai ancaman serangan ini muncul sehari setelah Houthi mengklaim telah menyerang kapal tanker minyak Saudi di Teluk Aden, jalur perairan penting lainnya.

Dalam beberapa minggu terakhir, Arab Saudi telah menghadapi serangan rudal dari kelompok Houthi di Yaman serta serangan pesawat nirawak (drone) dari milisi pro-Iran di Irak./Ib.

By Editor1