PALEMBANG, AKURATNEWS – Gelombang perubahan yang mencengangkan semakin terasa di wilayah Barat Indonesia, termasuk di kota Palembang, Sumatera Selatan.
Hal ini setidaknya terlihat saat capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, memimpin acara Senam Sehat bersama Partai Keadilan Sejahtera di Benteng Kuto Besa, Minggu (10/9).
Kehadiran Anies disambut dengan meriah masyarakat Palembang. Yang membuat momen tersebut lebih istimewa karena Sultan Palembang Darussalam, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin turut menyambut Anies dengan prosesi pemasangan kain songket dan tanjak.
Dalam sambutannya, Anies menjelaskan bahwa gerakan perubahan bukan hanya sekedar pergantian pemerintahan, tetapi lebih pada perubahan kondisi setiap keluarga di Indonesia agar dapat mencapai kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.
“Kami ingin mengirimkan pesan dari Palembang kepada seluruh Sumatera Selatan dan Indonesia. Kami ingin anak-anak kita hidup di negara yang adil dan makmur,” ujar Anies.
“Perubahan bukan sekedar tentang pergantian nama presiden, bukan hanya tentang satu orang, melainkan kami ingin mengubah kondisi keluarga-keluarga di Indonesia,” tambahnya.
Anies juga menyatakan bahwa perubahan diperlukan untuk mengurangi kekhawatiran keluarga Indonesia terkait empat isu utama, yaitu ketersediaan bahan pokok yang terjangkau, lapangan kerja yang cukup, jaminan kesehatan, dan akses pendidikan berkualitas.
“Ibu-ibu, apakah Anda khawatir saat pergi ke pasar? Khawatir tentang harga bahan pokok yang tinggi dan stok yang habis? Kami ingin mengubah ini. Kami ingin harga bahan pokok menjadi terjangkau. Kami ingin petani sejahtera dan harga produk mereka terjangkau,” terang Anies.
Anies juga membahas kekhawatiran terbatasnya lapangan kerja yang dirasakan oleh keluarga Indonesia. Menurutnya, diperlukan pembangunan berkualitas agar pertumbuhan ekonomi merata dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.
“Kedua, apakah ibu-ibu khawatir bahwa anak-anak kita akan sulit mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan? Kami ingin pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, merata, dan menciptakan lapangan kerja,” tegas Anies.
Selain itu, Anies juga membahas kekhawatiran terkait jaminan kesehatan dan akses pendidikan yang terjangkau, dan dia menekankan pentingnya perubahan untuk mengatasi isu-isu tersebut.
“Ketiga, tentang kesehatan, kami ingin jaminan kesehatan yang tidak memberatkan warga. Kami ingin jaminan kesehatan yang terjangkau dan mudah diakses,” paparnya.
“Selanjutnya, dalam hal pendidikan, kami ingin anak-anak kita dapat sekolah tinggi tanpa harus khawatir tentang biaya. Dan saat ini, masih banyak sekolah dasar, menengah, dan atas yang memiliki jumlah murid yang tidak seimbang, sehingga banyak anak kita tidak dapat menyelesaikan pendidikan mereka. Ini adalah masalah yang harus kami selesaikan dengan menciptakan akses pendidikan yang setara dan biaya pendidikan yang terjangkau,” pungkas Anies. (NVR)
