JAKARTA, AKURATNEWS.co – Fokus ke regulasi Motogp 2027, Ducati mulai mengurangi pengembangan Desmosedici GP26 seiring persiapan menghadapi perubahan besar regulasi MotoGP pada 2027. Tim penguji Ducati kini semakin fokus mengembangkan motor 850 cc yang akan menggantikan mesin 1.000 cc mulai musim depan.
Pembalap penguji Ducati, Michele Pirro, mengakui bahwa ruang pengembangan untuk GP26 kini semakin terbatas. Perhatian tim penguji secara bertahap dialihkan kepada proyek motor 850 cc yang akan digunakan Ducati pada musim 2027.
Pengurangan pengembangan bukan berarti Ducati sepenuhnya menghentikan pekerjaan terhadap GP26. Motor tersebut masih akan digunakan untuk menghadapi sisa musim 2026 dan Ducati tetap berupaya meraih kemenangan dalam setiap balapan.
Namun, pengembangan besar terhadap Desmosedici GP26 tidak lagi menjadi prioritas. Kondisi itu terjadi karena regulasi MotoGP akan mengalami perubahan menyeluruh mulai musim depan.
Era motor MotoGP 1.000 cc yang dimulai pada 2012 akan berakhir setelah musim 2026. Selama periode tersebut, Ducati menjadi salah satu kekuatan utama kejuaraan dan turut mendorong perkembangan teknologi pada motor prototipe MotoGP.
Salah satu teknologi yang diperkenalkan Ducati adalah perangkat holeshot yang kemudian digunakan secara luas oleh tim-tim lain di MotoGP. Namun, perangkat tersebut akan dilarang dalam regulasi baru yang mulai berlaku pada 2027.
Selain pengurangan kapasitas mesin dari 1.000 cc menjadi 850 cc, regulasi baru juga mencakup pengurangan kapasitas bahan bakar dan aturan aerodinamika yang lebih ketat. Perangkat pengatur ketinggian motor juga akan dilarang.
Perubahan lainnya adalah pergantian pemasok ban dari Michelin ke Pirelli serta kewajiban menggunakan bahan bakar yang sepenuhnya berasal dari sumber nonfosil.
Perubahan tersebut membuat motor 2027 tidak sekadar menjadi versi terbaru dari GP26 dengan kapasitas mesin lebih kecil. Ducati harus mengembangkan motor dengan karakter dan kebutuhan teknis yang berbeda berdasarkan aturan baru.
Ducati telah menjalankan pengujian terhadap mesin dan motor 850 cc bersama Pirro dan Nicolò Bulega. Bulega bahkan telah mengendarai prototipe MotoGP 2027 tersebut di Sirkuit Misano pada Agustus.
Bulega mulai terlibat dalam proyek tersebut bersama Pirro sejak Mei. Ducati juga melakukan pengujian perbandingan sebagai bagian dari proses pengembangan motor yang akan menghadapi regulasi baru.
Sementara itu, perubahan kapasitas mesin dan aturan teknis baru memberikan harapan terhadap karakter balap yang berbeda. Pembalap penguji Honda, Aleix Espargaró, yang telah mengendarai motor 850 cc, menilai motor baru tersebut lebih menyenangkan dibandingkan prototipe 1.000 cc saat ini.
Espargaró menilai bobot motor yang lebih rendah, daya cengkeram ban Pirelli yang kuat, serta torsi bawah yang lebih kecil dapat mengubah cara pembalap memasuki dan melewati tikungan. Kondisi tersebut juga dinilai berpotensi menghasilkan lebih banyak persaingan di lintasan.
Bagi Ducati, pengurangan pengembangan GP26 karena itu bukan berarti perusahaan menyerah terhadap motor yang masih digunakan sepanjang musim 2026. Langkah tersebut lebih berkaitan dengan berakhirnya siklus regulasi 1.000 cc dan kebutuhan untuk mengalokasikan sumber daya pada proyek berikutnya.
GP26 masih memiliki tugas untuk diselesaikan sebelum era 1.000 cc berakhir. Ducati tetap akan berupaya meraih hasil terbaik dalam sisa balapan musim ini, meski pengembangan besar terhadap motor tersebut mulai dikurangi.
Di saat yang sama, pekerjaan terhadap Desmosedici 850 cc terus berlangsung. Motor tersebut akan menjadi penerus GP26 dan membawa Ducati memasuki era baru MotoGP pada 2027 dengan regulasi mesin, aerodinamika, perangkat elektronik, ban, dan bahan bakar yang berbeda./Ib.