JAKARTA, AKURATNEWS.co – Syahwat ekspansi Amerika Serikat (AS) terus berlanjut. Setelah berencana ingin menguasai Greenland yang menjadi wilayah otonom Denmark beberaawaktu lalu, kini AS mengutarakan niatnya untuk membeli Kepulauan Chagos.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah mempertimbangkan rencana besar untuk membeli Kepulauan yang terletak di Samudera Hindia itu langsung dari Mauritius.

Rencana pembelian ini merupakan satu dari beberapa opsi alternatif yang sedang digodok oleh pemerintahan Donald Trump. Draf kebijakan tersebut sengaja dirancang sebagai respons untuk mencegah Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyerahkan kedaulatan kepulauan Chagos kepada Mauritius.

Apa yang menjadi alasan ASMembeli Kepulauan Chagos?. Ini Penjelasannya:

1. Pangkalan Militer Strategis di Jantung Samudera Hindia
Diego Garcia, pulau terbesar di Chagos, jadi lokasi pangkalan udara dan laut AS-Inggris paling vital di luar negeri.

Dari sini, bomber AS bisa menjangkau Timur Tengah, Asia Selatan, Afrika Timur, tanpa harus terbang di atas wilayah negara lain. Pangkalan ini dipakai untuk operasi di Afghanistan 2001, Irak, serangan ke Houthi Yaman 2024, hingga misi kemanusiaan ke Gaza.

2. Mengamankan Jalur Perdagangan Global
Diego Garcia berada di posisi yang mengontrol Selat Malaka di timur dan Teluk Aden di barat. Dua jalur laut tersibuk di dunia. AS butuh kendali penuh agar bisa merespons cepat ancaman bajak laut, narkoba, terorisme, dan gangguan lalu lintas kargo.

3. Mencegah Pengaruh China & Rusia di Indo-Pasifik
Kekhawatiran utama AS: jika Inggris melepas kedaulatan Chagos ke Mauritius, zona eksklusi 12 mil laut di sekitar Diego Garcia bisa terancam.

Pejabat AS khawatir kapal selam dan kapal riset China bisa mendekat ke pangkalan. Kepemilikan langsung dianggap cara paling aman menghindari “espionase China”.

4. Menghindari “Kondisi Politik” dari Negara Lain
Sejak 1960-an, AS memang sengaja minta pulau tak berpenghuni ke Inggris agar terhindar dari tekanan politik negara merdeka baru. Dengan status “exclusive control without local inhabitants”, AS bisa operasi militer tanpa gangguan demonstrasi atau kebijakan Mauritius yang kadang berubah-ubah soal China.

5. Siaga Konflik Iran & Timur Tengah
Presiden Donald Trump disebut melarang Inggris menyerahkan Chagos ke Mauritius karena pangkalan itu dibutuhkan jika AS menyerang Iran.

“Jika Iran menolak kesepakatan, AS mungkin perlu menggunakan pangkalan militer gabungan di Chagos untuk menghadapi rezim Iran”.

Inggris sudah sepakat sewa Diego Garcia ke AS 99 tahun dengan kompensasi £101 juta/tahun ke Mauritius. Namun AS tetap “no” untuk perubahan status apa pun.

Wacana “beli” muncul agar kontrol 100% ada di tangan Washington, bukan lagi sewa dari Inggris. reuters.comrusi.orgDiego Garcia disebut Biden sebagai pangkalan “vital” yang memungkinkan AS menjaga stabilitas regional dan merespons krisis cepat./Ib. Dirangkum dari berbagai sumber. Foto: Istimewa.

By Editor1