JAKARTA, AKURATNEWS.co – Seorang pilot jet tempur F-15 Amerika Serikat dilaporkan nyaris menjadi sasaran amuk warga sipil di Kuwait setelah berhasil menyelamatkan diri melalui kursi pelontar menyusul insiden salah tembak (friendly fire).

Insiden itu terjadi setelah tiga pesawat F-15 AS sebelumnya tertembak sistem pertahanan udara Kuwait dalam situasi pertempuran aktif. Menurut keterangan resmi dari United States Central Command (CENTCOM), seluruh awak pesawat berhasil melakukan eject dan ditemukan dalam kondisi selamat.

Namun dalam perkembangan terbaru yang beredar dari laporan lapangan, salah satu pilot yang mendarat di area permukiman disebut sempat dikepung warga setempat. Beberapa warga dilaporkan membawa kayu dan diduga mengira pilot tersebut bagian dari serangan udara yang mengguncang kawasan.

Situasi dilaporkan sempat memanas sebelum akhirnya mereda. Sumber menyebut pilot tersebut berlutut sambil menyatakan dirinya berasal dari Amerika Serikat dan memperlihatkan badge dengan bendera AS yang melekat di seragamnya.

Setelah mengetahui identitasnya, warga disebut mengurungkan niat untuk melakukan kekerasan. Aparat keamanan kemudian tiba di lokasi dan mengamankan pilot tersebut untuk dibawa ke fasilitas militer terdekat.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari otoritas Kuwait terkait insiden dengan warga tersebut. Ketegangan di kawasan Teluk sendiri masih tinggi menyusul eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran dalam beberapa hari terakhir./Ib. Sumber Askara.

By Editor1