JAKARTA, AKURATNEWS.co – Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia) yang jatuh setiap 9 Desember diperingati secara sederhana namun bermakna oleh Inspektorat Provinsi Papua Selatan. Puncak peringatan digelar di GOR Hiad Sai Merauke, Jumat (13/12/2025).
Puncak peringatan Harkodia 2025 mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”. Kegiatan diawali dengan senam integritas yang melibatkan jajaran aparatur sipil negara (ASN), pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum sebagai simbol kebersamaan dan komitmen melawan korupsi.
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Dina Djari, S.Sos., Asisten I Setda Provinsi Papua Selatan Drs. Agustinus Djoko Guritno, M.Si., Anggota DPD RI Sularso, BPKP Perwakilan Provinsi Papua Rohman Sunarya, S.E., Bupati Kabupaten Boven Digoel Roni Omba, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan, Kepala Dinas PTSP Papua Selatan, Plt Inspektur Inspektorat Provinsi Papua Selatan, serta pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan deklarasi dan penandatanganan pencanangan pembangunan Zona Integritas, yang dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas oleh tiga organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Papua Selatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Papua Selatan, serta Inspektorat Papua Selatan.
Inspektur Jenderal Kemendagri Dina Djari dalam sambutannya menegaskan bahwa Zona Integritas merupakan komitmen nyata dalam membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani. Menurutnya, Zona Integritas bukan sekadar program, melainkan perubahan budaya kerja menuju pemerintahan yang berintegritas.
“Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri siap mendampingi Papua Selatan dalam mewujudkan Zona Integritas ini. Saya mengajak seluruh ASN untuk menjadikan integritas sebagai nilai utama dalam setiap tugas dan pengambilan keputusan,” ujar Dina Djari.
Ia juga berharap pencanangan Zona Integritas ini menjadi langkah awal untuk membangun Papua Selatan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui momentum puncak peringatan Harkodia 2025, Inspektorat Provinsi Papua Selatan mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen dalam upaya pemberantasan korupsi secara terintegrasi bersama Pemerintah Daerah Provinsi Papua Selatan.
Selain itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembagian hadiah lomba bagi pelajar, meliputi lomba cipta dan baca puisi bertema antikorupsi serta lomba membuat poster tentang bahaya korupsi. Ketua Panitia, Sucahyo, menyampaikan bahwa antusiasme pelajar pada tahun ini sangat tinggi.
“Peserta lomba tahun ini membludak. Mungkin karena hadiah yang disediakan panitia cukup menarik,” ujarnya.
Acara berlangsung meriah dengan pembagian door prize, salah satunya didukung oleh Bank Papua, serta dikelola secara profesional bersama event organizer Terumbu Karang./Ib.
