JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat “Internet Untuk Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat”. Seminar ini diselenggarakan pada hari Senin, 10 Juli 2023 melalui platform zoom meeting.
Dalam seminar tersebut terdapat tiga pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaitu Dr. Almuzzammil Yusuf, M.Si (Anggota Komisi I DPR RI), Henri Subiakto (Guru Besar Komunikasi Univ. Airlangga Surabaya), dan Ahmad Kuseini, M.Pd (Wakil Ketua DPRD Kota Metro).
Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Seminar Merajut Nusantara yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Webinar memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara menyiapkan talenta digital sambut bonus demografi pada saat ini.
sesi pemaparan diawali oleh Anggota Komisi I DPR RI, Bapak Dr. Almuzzammil Yusuf, M.Si. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa,
“Potensi ekonomi digital Indonesia adalah yang terbesar di Asean atau sekitar 40% dari nilai total transaksi ekonomi digital ASEAN berasal dari Indonesia. Di tahun 2022 mencapai USD77 miliar atau 1.155 triliun rupiah atau tumbuh 22% dari 2021. Diprediksi Tahun 2025 mencapai 146 Milyar USD atau lebih dari 2.190 Triliun Rupiah. Waspadai penyalahgunaan,"papar Almuzzammil.
Paparan kedua disampaikan oleeh Bapak Henri Subiakto, SH . Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa,
“Sekarang dan masa depan adalah era hidup bersama teknologi yang terus berkembang. Generasi kini adalah generasi yang mayoritas aktivitas komunikasinya menggunakan teknologi digital yang begitu cepat berubah. Kualitas manusia ditentukan kemampuan menyesuaikan diri dengan teknologi dan kreatif memanfaatkan media informasi. Banyak yang menggunakan teknologi justru malah tidak efisien dan tidak produktif tetapi malah sibuk dalam engagement kegaduhankegaduhan, “paparnya.
Lebih lianjut Herri Subiakto menambahkan, “Anak-anak muda menghadapi pekerjaan dan profesi baru diantaranya content creatir, digital marketer, data scientist, gamers, dll. Bisnis online Indonesia 2025 di prediksi tumbuh 3,7 kali lipat. UMKM didorong gunakan pemasaran dengan platform medos seperti Instagram, Facebook, TikTok, Youtube, Twitter, WhatsApp, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, Gojek, Blibli, fan lain-lai, ” lanjutnya.
Pemaparan ketiga disampaikan oleh Bapak Ahmad Kuseini, M.Pd. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa,
“Media digital adalah semua yang menyangkut teknologi yang digunakan untuk membuat penyimpanan, bertukar, dan menggunakan informasi. Pentingnya media digital yaitu memfasilitasi interaksi sosial, mengoptimalkan media sosial dan pengenalan brand, meningkatkan potensi usaha, dan meningkatkan komunikasi dan kalaborasi,” paparnya.
Ia menambahkan “Peluang digital saat ini seperti sosial media, pemasaran, konten, strategist, designer, dan data analis. Manfaat media untuk kita seperti yang kita tahu contohnya menambah teman, refresing, menambah penghasilan, menciptakan program, dan membuat sistem, ” tambahnya. /Ib.
