JAKARTA, AKURATNEWS.co – Ditengah konflik dengan Amerika Serikat (AS) yang tak kunjung seesai Iran Justru mengumumkan perang dalam sekala lebih luas dan lebih besar.
Terbaru presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan negaranya saat ini berada dalam perang skala penuh yang mencakup aspek ekonomi, militer, dan keamanan. Saat ini pemerintah terus berupaya mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kita sedang berada dalam perang ekonomi, militer, dan keamanan skala penuh,” kata Pezeshkian seperti diberitakan kantor berita pemerintah Iran, IRNA, Minggu (23/8/2026).
Pezeshkian tak menampik, pemerintahannya merasa malu karena masih terdapat berbagai persoalan dalam perekonomian Iran. Meski demikian, ia menegaskan pemerintah tetap berupaya menjaga kondisi negara di tengah tekanan yang dihadapi.
“(Presiden AS Donald) Trump dengan mudah mengatakan mereka akan menjatuhkan sanksi yang paling berat atau paling mengerikan terhadap Iran,” tegasnya, mengutip Anadolu, Senin (24/8/2026).
Pezeshkian juga mengatakan pemerintah Iran terus berupaya mencegah terjadinya perpecahan dan konflik di dalam negeri. Teheran, ditegaskan Pezeshkian tengah bekerja dengan segenap kekuatan untuk menghindari perpecahan, konflik, dan ego.
Sebelumnya, Pemerintah Iran mengelurkan peringatan terhadap kapal-kapal yang tidak mematuhi aturan transit di Selat Hormuz. Kapal yang melanggar ketentuan, disebut Iran, dapat dikenai denda, ditahan, atau bahkan disita saat melakukan penyeberangan berikutnya.
Peringatan itu disampaikan Otoritas Selat Teluk Persia Iran melalui pernyataan yang diunggah di platform media sosial X pada Minggu (23/8/2026) waktu setempat.
Otoritas Selat Teluk Persia Iran meminta perusahaan yang mengangkut kargo menuju atau dari kawasan Teluk untuk memeriksa daftar kapal yang diduga melakukan pelanggaran sebelum menyewa kapal./Ib.
