JAKARTA, AKURATNEWS.co – Seluruh masyarakat Indonesia diminta untuk bersatu menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memicu kerusuhan dan tindakan anarkis.
Seruan ini ditegaskan Ketua Umum Komando Pejuang Merah Putih (KPMP), Ki Kusumo.
Ia menegaskan, ada pihak-pihak yang sengaja menggerakkan massa untuk menciptakan kekacauan, meskipun sebagian masyarakat turun ke jalan dengan niat tulus menyuarakan aspirasi.
“Masyarakat harus kembali bersatu dan bergotong royong, tolak provokasi. Kalau ada yang mencoba menjarah atau bikin rusuh, kita harus bersama-sama menghalaunya. Kita jaga objek-objek vital dari tindakan anarkis,” tegas Ki Kusumo, Senin (1/9).
Menurut produser sekaligus aktor film ‘Drakula Cinta’ ini, kerapuhan di tengah masyarakat bisa dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk mengadu domba rakyat. Hal itu, lanjutnya, justru mengaburkan makna perjuangan yang sebenarnya.
Ia mencontohkan aksi solidaritas warga Summarecon Bekasi yang baru-baru ini berhasil menggagalkan upaya sekelompok massa tak dikenal yang diduga hendak menimbulkan kerusuhan.
“Gerakan seperti itu harus diperluas, mulai dari tingkat kelurahan hingga RT/RW, melalui penguatan siskamling dan kolaborasi warga,” jelasnya.
Ki Kusumo juga menekankan pentingnya kewaspadaan dan rasa persaudaraan.
“Dalam situasi seperti ini, kita semua punya andil menjaga lingkungan, menjaga bangsa, dan menjaga Indonesia. Jangan biarkan provokator merusak persatuan kita,” pungkasnya.
Seruan Ki Kusumo ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran publik atas maraknya aksi massa yang belakangan diwarnai provokasi dan penjarahan di sejumlah wilayah.
Ajakan untuk memperkuat siskamling pun dinilai sebagai langkah konkret untuk meredam potensi kerusuhan. (NVR)
