JAKARTA, AKURATNEWS.co – Ajang JDC Design Week siap hadir dengan mengusung tema ‘Shaping Design for Tomorrow’. Ajang ini merupakan perayaan ide-ide kreatif yang dilakukan lintas disiplin desain mulai dari arsitektur, desain interior, fashion, desain grafis, desain produk, art dan craft hingga fotografi dengan sudut pandang perkembangan desain saat ini sampai masa depan.
JDC Design Week ini berlangsung sejak 21-28 April 2024 dengan opening ceremony yang dihadiri Kemenparekraf dan Kementerian PUPR pada 24 April 2024.
“Banyak kegiatan yang berkolaborasi dengan komunitas pada desainer dan arsitek berkolaborasi bersama Jakarta Design Center, menciptakan karya baru supaya kedepan ini menguatkan seni Indonesia. Kita ingin menjadi wadah seluruh desainer Indonesia menjadi tolak ukur seni dan pencetus lahir disainer baru dan arsitektur baru,” ujar Komisaris Jakarta Design Center (JDC), Ir. Safitri Siswono, MM di sela jumpa pers di JDC, Rabu (24/4).
Ditambahkan, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Rohadi, JDC Design Week juga bertujuan membentuk wawasan baru, merintis jalan bagi solusi yang berkelanjutan dan inklusif, serta menginspirasi generasi mendatang untuk menjadikan desain sebagai motor utama perubahan positif di masa depan.
“Dengan dukungan dari Kemenparekraf dan PUPR kami yakin JDC Design Week akan menjadi platform yang menginspirasi dan memotivasi untuk mencapai kesuksesan lebih besar di masa depan di bidang desain serta industrinya dan juga dibidang jasa konstruksi,” jelas Rohadi
Dijelaskan Rohadi, pihaknya juga mendapat dukungan dari ID7 yang merupakan gabungan dari tujuh perusahaan perencanaan desain interior.
“Mereka siap mengirimkan desainernya melakukan talkshow memberikan desain desain yang terkini, bisa memberikan permintaa dari klien soal desain terbaru seperti apa,” ujarnya.
Kesempatan ini diharapkan juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dari dunia pendidikan dan kaum profesional dalam dunia desain interior.
“Sebut saja desain furniture, fashion, batik, hal ini bisa dikolaborasikan,” imbuh Rohadi.
Ke depannya, JDC Design Week bisa dijadikan kegiatan berkelanjutan.
“Meski biayanya tidak murah, harus selalu digelar, supaya mendorong tumbuhnya industri kreatif. Hal ini memang tidak biasa tetapi sangat luar biasa bagi perkembangan desain di Indonesia,” ucapnya.
JDC Design Week ini juga diharapkan dapat mendorong bidang pendidikan, keprofesian, lembaga pemerintah dan masyarakat untuk dapat berdiskusi tentang perkembangan desain dan perkembangan industri yang mendukungnya.
Kembali kepada Safitri, saat ini semua disiplin ilmu maupun profesi serta pemerintah dituntut untuk memikirkan kehidupan berkelanjutan.
“Bagaimana desain dapat membentuk dan mempengaruhi masa depan dengan mempertimbangkan estetika, kegunaan serta dampak sosial dan lingkungan. Diharapkan menggunakan material ramah lingkungan dan berkelanjutan atau bahan daur ulang untuk memberikan kesan bahwa desain masa depan harus berkelanjutan. Bagaimana menciptakan sebuah karya yang menstimulasi pikiran dan mengajak pengunjung JDC Design Week untuk mempertimbangkan peran desain dalam menciptakan masa depan yang lebih baik,” jelasnya. ((NVR)
