JAKARTA, AKURATNEWS.co – Di tengah hiruk-pikuk dunia usaha, nama Sandiana Soemarko makin sering disebut. Tapi bukan karena bisnisnya. Melainkan karena aksinya di lapangan.

Sandiana dikenal sebagai pengusaha. Tapi belakangan dia lebih sering muncul sebagai filantropis. Sosok yang geraknya cepat kalau urusannya kemanusiaan dan kepedulian sosial. Tak cuma lempar donasi, tapi turun langsung dorong program sampai beres.

Aksi nyata Sandiana paling kelihatan di Fatumetan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. Dia turun tangan dukung pembangunan Kapela St. Antonius Padua.

Bantuannya dipakai buat ngebut pembangunan rumah ibadah dan bikin jemaat lebih nyaman ibadah. Hasilnya? Apresiasi deras dari warga dan pihak gereja. Buat mereka, ini bukan sekadar bantuan. Ini kepedulian ke daerah terpencil yang jarang dilirik.

Sandiana juga gerak saat Sumatera diterjang bencana. Dia salurkan bantuan kebutuhan pokok bareng pihak terkait. Sasarannya jelas: ringanin beban warga di masa darurat sampai pemulihan pascabencana. Nggak pake drama, langsung distribusi.

Kalau dilihat dari pemberitaan, Sandiana tak main filantropi seremonial. Pendekatannya lurus: dampak langsung ke masyarakat.

Dia tak cuma kasih bantuan material. Fokusnya juga jaga keberlangsungan sosial dan perkuat solidaritas. Logikanya sederhana: berhasil di bisnis, ya harus balik ke masyarakat yang butuh.

“Keberhasilan di dunia usaha bisa jalan bareng tanggung jawab sosial,” ujarnya serayaenhwbut begitulah prinsip yang ia tunjukkan lewat kerja nyata.

Satu hal yang dia tekankan di setiap program: kolaborasi. Sandiana ngelibatin sektor swasta, komunitas lokal, sampai lembaga sosial buat nyalurin bantuan.

Kenapa? Biar tepat sasaran. Biar tak mubazir. Biar bantuan bener-bener nyampe ke orang yang butuh, bukan nyangkut di tengah jalan.

Model ini bikin program sosialnya efektif. Dari NTT sampai Sumatera, jaringannya jalan.

Perjalanan Sandiana jadi contoh konkret. Perempuan Indonesia bisa dua-duanya: jago di bisnis, tapi hatinya tetap ke masyarakat.

Semangat berbagi, peduli sesama, komitmen kasih manfaat ke lingkungan dan itulah nilai yang dia pegang. Dan itu yang bikin banyak pihak anggap ia inspirasi. (NVR)

By editor2