JAKARTA, AKURATNEWS.co – Di 2020, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengidentifikasi kanker sebagai penyebab kematian ketiga terbesar di Indonesia setelah penyakit jantung dan stroke. Di tahun itu saja, dilaporkan hampir 400.000 kasus kanker baru dengan tingkat kematian sebesar 234.511.

Salah satu cara penting untuk meningkatkan peluang anda dalam menghadapi penyakit tidak  menular ini adalah dengan diagnosis dan perawatan dini. Di sinilah pentingnya skrining kesehatan rutin.

Mengatasi Kanker dengan Intervensi Dini

Skrining kanker secara rutin dapat meningkatkan kemungkinan menemukan kanker sebelum menyebar, yang dapat membuatnya lebih mudah untuk diobati. Misalnya, American Cancer Society mengungkapkan bahwa kanker payudara stadium 1 sangat bisa diobati, dengan tingkat kelangsungan hidup relatif lima tahun sebesar 99 persen.

“Dengan deteksi dini, kemungkinan perawatan akan jadi lebih sedikit, waktu pemulihan yang lebih singkat, dan peluang kelangsungan hidup yang lebih tinggi. Untuk memfasilitasi hal ini, Island Hospital menyediakan program skrining kesehatan untuk pencegahan penyakit yang komprehensif dan intervensi dini,” jelas Lim Kooi Ling, Chief of Staff di Island Hospital.

Tahun lalu, rumah sakit yang berbasis di Penang ini melakukan 21.000 skrining kesehatan dan mendeteksi 1.300 kanker. Dipimpin oleh tim ahli onkologi terbesar di wilayah utara Malaysia, rumah sakit ini juga dilengkapi dengan mesin-mesin canggih seperti Varian Truebeam dengan HyperArc Linear Accelerator dan Siemens Biograph mCT PET-CT, memungkinkan perawatan kanker yang presisi dan efisien.

Selain itu, Island Hospital memiliki kolaborasi pertama dan satu-satunya di Penang dengan ICON Sunsuria, sebuah kolaborasi dengan penyedia perawatan kanker terbesar di Australia dan Sunsuria Healthcare di Malaysia yang meningkatkan keahlian kankernya.

Selain itu, ini adalah satu-satunya rumah sakit di negara ini yang memiliki dua pengakuan dari Australian Council on Healthcare Standards (ACHS) dan Centre of Excellence Cancer Care Services.

Mendukung Perawatan Kardiologi.

Demikian pula, deteksi dini penyakit kardiovaskular (CVD) dapat mengurangi kejadian infark miokard akut dan mengurangi kematian. Dengan skrining, pemantauan, dan perawatan yang tepat dan tepat waktu, CVD tidak harus menjadi hukuman mati.

“Diagnosis dini tidak hanya dapat mencegah kerusakan lebih lanjut dan mengurangi rawat inap, tetapi juga menghindari kerusakan jantung yang tidak dapat diperbaiki. Island Hospital memiliki berbagai layanan skrining kesehatan jantung, termasuk opsi skrining lanjutan untuk risiko kematian jantung mendadak akibat aritmia yang dipimpin oleh ahli jantung dengan subspesialisasi dalam elektrofisiologi,” jelas Kepala Kardiologi di Island Hospital, Dr Yeoh Joon Kuan, baru-baru ini.

Selain skrining aritmia jantung, yang mencakup elektrokardiogram (EKG) istirahat, tes stres, ekokardiogram, investigasi darah, pemeriksaan urin penuh dan mikroskopik (FEME), dan studi Holter, layanan skrining kesehatan jantung Island Hospital juga mencakup pemantauan dan skrining tekanan darah, kolesterol, indeks massa tubuh (BMI), lingkar pinggang, dan glukosa darah.

Departemen kardiologi rumah sakit ini terus berinvestasi dalam fasilitas intervensi diagnostik dan terapeutik jantung  yang canggih. Pada akhir tahun 2023, rumah sakit ini mengakuisisi sistem Philips Azurion monoplane dan biplane yang menonjol karena kemampuannya yang tak tertandingi dalam kateterisasi jantung. Ini juga dilengkapi dengan mesin intravascular ultrasound (IVUS), optical coherence tomography (OCT), dan fractional flow reserve (FFR) untuk menyebut beberapa saja.

“Kami bangga dengan selalu mengikuti inovasi medis terbaru. IVUS menilai jaringan lunak, menangkap gambar real-time dari dalam pembuluh darah; sementara OCT memiliki resolusi 10 kali lebih tinggi untuk memeriksa arteri koroner. Di sisi lain, FFR adalah prosedur minimal invasif untuk  mengetahui tingkat stenosis di arteri koroner. Modalitas canggih ini membantu kami memastikan  hasil klinis yang lebih baik dan bertahan lama,” kata Dr Yeoh.

Sebagai penyedia perawatan kuaterner terkemuka di negara ini, Island Hospital melayani volume pelancong kesehatan terbesar, melayani hampir 200.000 pasien internasional pada tahun 2023, dengan hampir 90% berasal dari Indonesia.

Sebagai pengakuan atas kontribusinya terhadap industri pariwisata medis, rumah sakit ini terpilih sebagai salah satu dari empat finalis dalam program Rumah Sakit Wisata Medis Flagship (Flagship Medical Tourism Hospital programme) yang diprakarsai Malaysia Healthcare Travel Council untuk mendorong negara ini sebagai ikon wisata medis global.

Dalam program ini, Island Hospital terus meningkatkan layanannya dengan penyediaan perawatan pencegahan dan kuratif yang luar biasa yang didasarkan pada keunggulan medis, praktik terbaik layanan keunggulan, dan branding internasional untuk menciptakan ekosistem ramah pelancong kesehatan yang berkembang dan mulus. (NVR)

By Editor1