JAKARTA, AKURATNEWS.co  –  Konklaf pemilihan paus baru sebagai pemimpin umat Katolik dunia  yang dilakukan Rabu (7/5/2025) di Kapel Sistina telah berhasil meilih Paus yang baru, untuk  menggantikan Paus Fransiskus.

Terpilihnya Paus yang baru diumumkan oleh Cardinal Proto-Deacon dan  Kardinal Diakon dihadapan umat yang hadir menunggu Konklaf di lapangan Basilika Santo Petrus, Vatikan. Dari Basilika Santo Petrus, dengan ucapan “Habemus Papam”, artinya “Kita Memiliki Paus”.

Annutio vobis gaudium magnum, Habemus Papam!” yang artinya “Aku mengumumkan kepada kalian kabar sukacita besar, Kita memiliki Paus!”

Disaksikan dari tayangan langsung di kanal YouTube Media Vatikan, usai pengumuman Paus terpilih, lama kemudian Paus yang baru terpilih yaitu Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat keluar menyapa ribuan umat.

Kardinal Robert Prevost yang terpilih menjadi Paus baru Gereja Katolik, memilih nama Paus Leo XIV.

Paus Leo XIV, adalah orang Amerika pertama yang jadi Paus dalam 2.000 tahun sejarah Gereja Katolik. Dia berusia 69 tahun, menghabiskan masa pelayanannya di Peru.

Sebelumnya, Robert Prevost adalah Prefek Departemen Uskup; presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin di bawah Paus Fransiskus.

Paus Leo XIV kemudian memberikan berkat pertamanya sebagai Paus, yaitu berkat “Urbi et Orbi” yakni “Untuk kota Roma dan untuk dunia” dari balkon Basilika Santo Petrus.

Berkat ini bersifat sangat khusus karena dihubungkan dengan indulgensi penuh, yaitu penghapusan hukuman atas dosa bagi mereka yang memenuhi syarat rohani tertentu (seperti pengakuan dosa, komuni suci, dan tidak terikat pada dosa berat).

Mengutip Catholic News Agency, pada saat Konklaf pemilihan Paus Fransiskus dibutuhkan 5 kali pemungutan suara selama 2 hari. Pemilihan Paus Benediktus XVI melalui 4 kali pemungutan suara selama 2hari, dan pemilihan Paus Yohannes Paulus II butuh 8 kali pemungutan suara selama 3 hari./Ib.

 

By Editor1