JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat “Peluang dan Tantangan Ekonomi Kreatif Masa Depan”. Seminar ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 20 Mei 2023 melalui platform zoom meeting.

Dalam seminar tersebut terdapat empat pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaitu Dr. Al Muzzammil Yusuf, M.Si yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI, Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI serta mengundang Samsuri selaku Business Coach dan Bambang Irawan selaku Praktisi Digital Marketing.

 Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Ngobrol Bareng Legislator yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Webinar memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara menyiapkan talenta digital sambut bonus demografi pada saat ini.

Baca artikel lainnya: Produktif dan Kreatif di Dunia Digital Diangkat Menjadi Tema Webinar kemenkominfo dan DPR RI.

Sesi pemaparan diawali oleh Dr. Al Muzzammil Yusuf, M.Si. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa,

“Potensi Ekonomi Digital Indonesia adalah yang terbesar di Asean (sekitar 40% dari nilai total transaksi ekonomi digital ASEAN berasal dari Indonesia.Tentu dengan pelatihan ini kita berharap masyarakat bisa memanfaatkan secara positif,” papar Al Muzzamil.

Pemaparan kedua disampaikan oleh Semuel Abrijani. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa,

“Kita perlu bekerja sama dalam mewujudkan dan menyukseskan transformasi digital di Indonesia. Salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya transformasi digital adalah terbentuknya masyarakat digital yang mempunyai kemampuan literasi diigital yang memadai. Ngobrol Bareng Legislator merupakan hal yang paling krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini,” papar Semuel.

Pemaparan ketiga disampaikan oleh Samsuri selaku tokoh Business Coach. Dalam paparannya beliau menjelaskan bawha,

“Pekerjaan yang paling mulia Dari Hani’ bin Nayar bin Amru ra berkata, bahwa Nabi Muhammad saw. ditanya mengenai pekerjaan yang paling mulia. Beliau menjawab, “Jual beli bisnis yang mabrur yang sesuai syariat dan tidak mengandung unsur tipuan dan dosa serta pekerjaan yang dilakukan seseorang dengan kedua tangannya” paparnya.

Baca artikel lainnya: Dinkes Pemprov DKI Jakarta Sebut Tren Kasus Covid Arcturus Menurun

Pemaparan terakhir disampaikan oleh Bambang Irawan selaku Praktisi Digital Marketing. Dalam paparannya beliau menyampaikan,

“Di Indonesia, TikTok juga sempat viral pada 2018. Namun, berbeda seperti sekarang, saat itu kreator TikTok di Indonesia mengalami bully-an karena dianggap aneh. Kominfo bahkan sempat memblokir TikTok karena dianggap tidak mendidik. Saat ini TikTok kembali populer di Indonesia dengan kreator yang lebih beragam. Mulai dari orang biasa yang sekadar mengisi waktu luang (gabut), sampai merambah ke artis dan pejabat,” paparnya./Ib

By Editor1