JAKARTA, AKURATNEWS.co — Rumah produksi Karya Kreatif Utama mempersembahkan film Autopsy: Dead Body Can Talk, yang mengangkat kisah perjalanan Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, dokter forensik Polri yang dikenal dalam dunia penyidikan ilmiah.
Sutradara Ozan Ruz mengatakan film tersebut tidak hanya mengajak penonton mengikuti perjalanan emosional dokter Hastry, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya empati dalam kehidupan.
Menurut Ozan, empati bukan sekadar kemampuan untuk melihat atau merasakan apa yang dialami orang lain. Lebih dari itu, empati berarti bersedia berhenti sejenak dan melakukan sesuatu bagi mereka yang membutuhkan.
“Dan apa yang dilakukan sama Dokter Hastry, dia melakukan itu, dia memberikan hati nurani kepada jenazah yang tidak bisa lagi bicara. Dan saya harap penonton bukan hanya sekadar membawa ceritanya yang melekat, tapi nilai empati tersebut,” ujar Ozan saat ditemui seusai gala premier film tersebut di Jakarta, Selasa.(2/3)
Ozan berharap nilai empati yang disampaikan melalui film dapat diterapkan penonton dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai pertolongan sekecil apa pun yang diberikan kepada seseorang yang membutuhkan tetap memiliki arti.
Sementara itu, Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti berharap Autopsy: Dead Body Can Talk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pendekatan ilmiah dalam mengungkap sebuah kasus.
“Dengan habis selesai nonton film tahu, ‘oh inilah (peran forensik) penting sekali’. Jadi kita sangat membantu juga tugas di kepolisian ya, penyidik di mana pun juga untuk kasusnya jelas secara hukumnya, secara sains-nya, dan bisa diterima oleh masyarakat,” kata Sumy, yang juga bertindak sebagai eksekutif produser film tersebut.
Autopsy: Dead Body Can Talk menceritakan Hastry yang diperankan Masayu Anastasia, seorang dokter forensik yang berpegang pada sains dan fakta dalam menjalankan tugasnya.
Ia mengabdikan hidupnya untuk menerjemahkan berbagai jejak kematian menjadi bukti yang dapat membantu mengungkap kebenaran.
Namun, di balik setiap tubuh yang diperiksanya, Hastry juga kerap menangkap firasat, empati, serta petunjuk yang tidak selalu dapat dijelaskan melalui logika.
Film ini dibintangi Masayu Anastasia, Samuel Rizal, Teuku Rifnu Wikana, dan Ryuka Bunga.
Autopsy: Dead Body Can Talk dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 3 September 2026./Din.
