JAKARTA, AKURATNEWS – Dengan berlakunya pengaturan kebijakan perdagangan secara elektronik (e-commerce) para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan lokapasar (marketplace) akan diuntungkan.
Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan setelah kegiatan siaran secara langsung di kantor Shopee Indonesia, Jakarta, Senin (14/8).
Selain itu, aturan ini akan meningkatkan kecintaan masyarakat menggunakan produk dalam negeri dan Kementerian Perdagangan berkomitmen terus memperkuat dan memajukan UMKM serta lokapasar secara optimal dan berkelanjutan.
Di sisi lain, ia memandang dengan adanya pengaturan dan penataan yang dilakukan Kemendag bisa berkomitmen dalam memajukan kedepannya dan perkuat UMKM dan pasar lokal yang sangat menguntungkan untuk negara menjadi maju kedepannya.
“Kemendag mengatur dan menata agar e-commerce dan marketplace secara optimal dapat mengembangkan produk-produk buatan Indonesia, Penataan ini tidak merugikan e-commerce. Kita ingin ekosistem perdagangan melalui e-commerce menguntungkan UMKM dan membuat e-commerce berkembang maju,” kata Mendag Zulkifli Hasan.
Dari sisi pembinaan, Kemendag telah mengembangkan kerja sama UMKM, ritel modern, lokapasar, dan lembaga pembiayaan, termasuk pembiayaan ekspor.
Kemudian, Kemendag mendukung dan kerja sama usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yaitu toko/warung tradisional (lokal pasar), lembaga pembiayaan, dan pembiayaan ekspor serta, tentunya dapat menggerakkan kemajuan
Mendag juga berpesan agar masyarakat tidak sungkan memakai dan membeli produk lokal lantaran produk lokal kian hari semakin bagus dan berkualitas tidak kalah dengan luar negeri sehingga bisa memajukan negeri tercinta ini bukan memperkaya negara lain.
“Kalau kita ingin menjadi negara maju, kita harus bangga dengan produk buatan Indonesia. Kalau sudah bangga maka, maka produk UMKM, pelaku usaha dalam negeri dapat menyerbu pasar dunia. Sehingga, di 2045 akan terwujudnya cita-cita agar Indonesia ini bisa menjadi negara maju. Dengan begitu, kita bisa menjadi negara maju pada 2045 sesuai dengan yang dicita-citakan,” pungkasnya. (DAN)
