JAKARTA, AKURATNEWS.co – Di tengah kesibukannya sebagai anggota DPR dan musisi, Once Mekel juga menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H.
Mantan vokalis Dewa 19 yang kini jadi politisi ini tak sekadar bicara soal politik atau musik.
Di momen Idul Adha tahun ini, ia juga turun langsung ke masyarakat, membawa serta semangat pengorbanan dan kasih sayang dalam bentuk nyata: hewan kurban.
Dimulai pada Rabu (4/6), Once mengawali perjalanannya dari Masjid Hidayatullah di kawasan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di sana, satu ekor kambing diserahkan sebagai bentuk sumbangsih perayaan Idul Adha.
Tak ada panggung megah atau sorotan lampu. Hanya senyum hangat pengurus masjid dan masyarakat yang menyambutnya dengan tangan terbuka.
“Saat Idul Adha, kita diajarkan makna pengorbanan, keikhlasan, dan solidaritas. Berbagi hewan kurban bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga bentuk cinta sosial dan penguatan nilai-nilai Pancasila yang saya yakini,” ujar Once dengan suara khasnya.
Tak sendirian, Once juga mengerahkan timnya untuk menjangkau berbagai lokasi secara bersamaan agar kurban bisa diterima secara merata.
“Karena lokasi masjid yang kami tuju cukup banyak dan tersebar, maka kami membagi tim agar semua dapat berjalan efisien. Beberapa tempat saya datangi langsung untuk menyerahkan hewan kurban,” ujar anggota Komisi X DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini.
Momen ini bukan kali pertama Once melakukan penyaluran kurban. Dua tahun lalu, ia juga sempat menyerahkan satu ekor sapi di wilayah Kebayoran Lama.
Bagi anggota dewan dari dapil Jakarta Pusat, Selatan dan Luar Negeri ini, berbagi pada momen keagamaan seperti Idul Adha adalah tradisi yang ingin terus ia pertahankan.
Sebagai seorang musisi yang kini menjadi legislator, langkah Once Mekel menebar hewan kurban adalah pengingat bahwa pengabdian tak harus dilakukan di gedung parlemen saja. Terkadang, makna kebajikan justru lahir dari peluh di lapangan dan tangan yang menyalami warga secara langsung.
Idul Adha kali ini bukan hanya soal daging yang dibagikan. Tapi juga tentang makna yang diperlihatkan: bahwa pengorbanan bisa berwujud banyak hal. Dan bagi Once, itu dimulai dari satu ekor kambing, sebuah senyuman, dan niat tulus untuk terus hadir bagi rakyat yang mempercayainya. (NVR)
