JAKARTA, AKURATNEWS.co – Universitas Mercu Buana (UMB) terus memperkuat komitmen menghadirkan pendidikan berstandar internasional melalui International Undergraduate Program (IUP)

Program yang berjalan sejak 2015 ini dirancang sebagai jalur strategis bagi mahasiswa untuk mendapat pengalaman akademik global.

Mahasiswa IUP mengikuti perkuliahan berbahasa Inggris, program pertukaran pelajar, hingga joint degree dengan perguruan tinggi mitra luar negeri. Model ini membuat proses belajar tidak terbatas pada ruang kelas di Jakarta.

Rektor UMB, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng mengatakan, IUP menjadi bagian dari strategi universitas mencetak lulusan berdaya saing global.

“IUP menjadi wujud komitmen kami untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik internasional, pengalaman lintas budaya, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja global,” ujarnya di Jakarta, baru-baru ini.

Berbeda dari program reguler, IUP menghadirkan lingkungan belajar multinasional dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Kelas dibuat kecil dengan kapasitas 15 sampai 20 mahasiswa per kelas agar proses pembelajaran lebih intensif dan interaktif.

Saat ini IUP tersedia pada tiga program studi yakni Manajemen, Akuntansi dan Informatika.

Setiap mahasiswa wajib mengikuti program internasional minimal satu kali sebagai syarat kelulusan. Ketentuan ini memastikan seluruh lulusan memiliki pengalaman lintas negara sebelum lulus.

UMB juga telah menjalin kerja sama student exchange dengan sejumlah kampus ternama di Asia. Mitra tersebut meliputi Beijing Institute of Technology, Zhejiang Business Technology Institute, Universiti Malaya, Universiti Sains Malaysia, dan Kyungdong University.

Untuk program joint degree, universitas bermitra dengan Financial University under the Government of the Russian Federation.

Melalui skema ini, mahasiswa berkesempatan memperoleh pengakuan akademik internasional berupa gelar Bachelor of Economics dari Financial University, selain gelar sarjana dari Universitas Mercu Buana.

“Kami ingin memastikan mahasiswa Mercu Buana memiliki akses terhadap ekosistem akademik global sekaligus jejaring internasional yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” kata Andi.

Keragaman peserta menjadi kekuatan utama IUP. Mahasiswa program ini berasal dari berbagai negara seperti Rusia, Pakistan, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan, Filipina, hingga Jepang. Interaksi sehari-hari dengan teman lintas negara membuat mahasiswa terbiasa bekerja dalam lingkungan multikultural.

Dengan kurikulum global, jejaring internasional, dan pengalaman belajar lintas negara, IUP Universitas Mercu Buana kini menjadi salah satu pilihan bagi generasi muda yang ingin menyiapkan diri menghadapi kompetisi global sejak masa kuliah. (NVR)

By editor2