Menelisik Ide Anies Soal Rencana Pengembangan Kota Sebagai Mesin Ekonomi

0
Ilust kota

JAKARTA, AKURATNEWS – Gagasan capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan terkait pentingnya pengembangan kota-kota di Indonesia sebagai pusat penggerak ekonomi uang diungkapkannya dalam pertemuan dengan civitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (19/9) lalu penting untuk diwujudkan.

Dikatakan mantan Menteri Perdagangan, Thomas Lembong yang kini menjadi juru bicara Anies Baswedan, urbanisasi, yaitu perpindahan masyarakat dari daerah non-kota ke perkotaan, saat ini menjadi tren global yang mendukung perkembangan ekonomi di berbagai negara.

Ia menekankan, sektor jasa memiliki peran kunci dalam memajukan ekonomi perkotaan. Kota-kota menjadi pusat berbagai layanan, termasuk perbankan, kesehatan, pendidikan, ritel, properti, dan hiburan. Semua ini termasuk dalam sektor jasa yang memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi perkotaan.

Menurutnya, kunci untuk sektor jasa yang dinamis sebagai pendorong ekonomi perkotaan adalah tenaga kerja yang terampil.

“Sektor jasa membutuhkan tenaga kerja yang terampil di berbagai bidang seperti keuangan, kesehatan, pendidikan, perumahan, dan lainnya. Lapangan kerja di sektor jasa adalah lapangan kerja berkualitas tinggi,” jelas pria yang akrab disapa Tom ini, Rabu (20/9).

Ia juga mencatat bahwa penting untuk memberikan pelatihan dan peningkatan keterampilan kepada tenaga kerja dalam sektor jasa.

“Kita akan berfokus pada pelatihan dan pengembangan keterampilan teknis dan vokasional yang praktis yang dibutuhkan dalam sektor jasa,” tambahnya.

Ia juga mengkritik fokus pemerintah pada industri berat selama dua dekade terakhir, seperti industri logam dan pengolahan komoditas, sementara sektor jasa yang merupakan pendorong ekonomi perkotaan kurang mendapat perhatian yang cukup.

Dengan rencana ini, Anies Baswedan dan timnya berharap dapat merestorasi peran penting sektor jasa dalam ekonomi perkotaan Indonesia.

Seperti diketahui, saat di UGM, Anies berbicara tentang urgensi diversifikasi pusat perekonomian di Indonesia, yang saat ini masih terpusat di Jawa Barat, terutama DKI Jakarta.

“Kami berkomitmen untuk mendorong perkembangan kota-kota di seluruh Indonesia. Minimal 14 kota akan menjadi mesin penggerak ekonomi yang akan memberikan peluang pekerjaan yang setara untuk semua orang,” ungkap Anies. (NVR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *