BANGKOK, AKURATNEWS.co – Mempertemukan finalis dari berbagai negara yang mempromosikan visi kesetaraan gender dan kemanusiaan, ajang Miss Equality World 2024 sukses digelar pada 17 Oktober 2024 di Bangkok, Thailand,
Di ajang ini, Mesty Abditama dari Indonesia berhasil meraih posisi Runner-up mengalahkan sejumlah pesaing kuat dari berbagai belahan dunia. Sementara gelar Miss Equality World 2024 jatuh kepada finalis asal Vietnam, dan 1st Runner-up diraih oleh finalis dari El Salvador.
Miss Equality World adalah ajang kecantikan yang dimiliki Gebby Vesta, seorang aktivis transgender yang berkomitmen dalam memperjuangkan hak-hak kaum transgender dan kesetaraan gender di seluruh dunia. Ajang ini tidak hanya menonjolkan kecantikan, tetapi juga berfokus pada isu-isu kemanusiaan, terutama untuk transpuan (transgender perempuan).
Usai acara, Gebby Vesta mengungkapkan harapannya melalui kemenangan Mesty Abditama.
“Saya berharap dengan kemenangan Mesty sebagai Runner-up di ajang Miss Equality World ini mampu membawa visi kesetaraan bagi para transpuan. Mudah-mudahan ajang ini bisa menjadi platform untuk transpuan dari seluruh dunia menyuarakan keadaan mereka, terutama yang masih mengalami diskriminasi dan bullying. Selain itu, saya ingin ajang ini dapat menghapus stigma negatif yang tersemat pada kaum transgender,” ujar Gebby.
Sebagai Runner-up, Mesty Abditama juga membawa misi yang tidak kalah penting. Ia berkomitmen mengkampanyekan dan mengedukasi masyarakat mengenai HIV/AIDS, sebuah isu yang sering kali dihadapi komunitas transgender. Dalam percakapan melalui saluran telepon, Mesty menyampaikan harapannya terkait kesetaraan di Indonesia.
“Saya berharap kesetaraan dan keadilan dalam hidup bermasyarakat di Indonesia juga dapat dirasakan para transpuan di Indonesia. Minimal bisa dapat pekerjaan yang normal dan layak,” ucap Mesty.
Ia berharap bahwa masyarakat dapat lebih menerima dan memahami komunitas transgender sebagai bagian dari masyarakat yang berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan setara.
Gebby Vesta juga memastikan bahwa ajang Miss Equality World akan kembali diadakan pada tahun 2025 di Bangkok, menandai tahun keempat penyelenggaraan acara ini.
“Saya yakin bahwa transpuan berhak mendapatkan kehidupan yang lebih baik, dan saya tidak akan berhenti berharap serta berjuang untuk itu,” kata Gebby dengan penuh optimisme.
Ajang Miss Equality World menjadi salah satu platform penting yang memperjuangkan hak-hak transgender di dunia, menghadirkan panggung bagi mereka untuk berbicara dan membuktikan bahwa kecantikan sejati tidak hanya soal penampilan, tetapi juga tentang misi sosial yang mereka bawa.
Sebagai perwakilan Indonesia yang berhasil meraih prestasi di kancah internasional, Mesty Abditama diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya kaum transgender, untuk terus memperjuangkan hak-hak mereka dan menyuarakan isu-isu penting terkait kesetaraan gender di Indonesia maupun dunia. (NVR)
