JAKARTA, AKURATNEWS.co – Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dinilai lebih memiliki darah biru Nahdlatul Ulama (Nahdliyin).
Hal ini dikatakan Pengamat politik Universitas Padjadjaran (UNPAD), Kunto Adi Wibowo. Ia menjelaskan, sebagai cawapres yang memiliki darah biru NU, hal ini penting bagi Cak Imin dalam menggaet suara Nahdliyin. Selain itu, hal ini juga yang membedakannya dengan pasangan capres-cawapres lainnya.
“Pengaruh terhadap NU tradisional yang lekat dengan kyai, masyayikh dan gus itu lebih dekat ke Cak Imin. Sementara dua paslon lainnya lebih pada kedekatan saja, bukan penghormatan terhadap sanad atau jalur keilmuan. Ini tentu menjadi poin penting bagi pasangan Anies-Cak Imin,” ujar Kunto, baru-baru ini.
Ia menambahkan, dalam pilpres tidak bisa hanya melihat faktor teritorial secara penuh, tetapi perlu melihat faktor-faktor lainnya.
“Justru siapa yang lebih relevan dalam membawa isu dan gagasan kepada pemilih, misalnya di Jawa Timur. Pasangan AMIN memiliki pembeda dibandingkan paslon lainnya yang cenderung mewakili pemerintahan saat ini. Akan tetapi, visi perubahan AMIN perlu disampaikan dengan sederhana dan gamblang agar mudah dipahami masyarakat,” ujarnya lagi.
Di sisi lain, pasangan AMIN memiliki kelebihan lainnya, yaitu Cak Imin sebagai representasi warga NU sekaligus memiliki mesin partai yang kuat hingga ke pelosok desa.
“Cawapres lainnya misalnya dianggap mewakili NU, tetapi tidak berasal dari darah biru NU juga tidak memiliki mesin partai. Sementara Cak Imin jelas sebagai darah biru NU sekaligus memiliki mesin partai yang juga identik dengan warga NU. Ini akan efektif menggerakkan pemilih AMIN di grassroot,” tutur Kunto.
Semengtara dengan dipilihnya Mahfud Md sebagai cawapres dari Ganjar Pranowo, pasangan AMIN berpotensi tetap bisa menjaga suara pemilih di Jawa Barat.
“Ini tinggal menunggu siapa kira-kira wakil dari Prabowo Subianto, jika sampai cawapresnya justru memberi efek negatif di Jabar, maka pasangan AMIN akan diuntungkan. Selama ini, pemilih AMIN dan Prabowo di Jawa Barat relatif beririsan, itu harus dilihat. Sedikit ketidakpuasan dari pemilih kubu Prabowo, maka akan berpindah ke kubu lain, terutama ke pasangan AMIN,” pungkasnya. (NVR)
