TAMBRAUW, AKURATNEWS.co – Kabupaten Tambrauw, Papua Barat berhasil melaksanakan Pilkada serentak pada Rabu (27/11) dengan partisipasi lima pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati.
Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), pasangan calon nomor urut 3, Thomas Ewit Marot Kofiaga dan Phiter Mambrasar (Thopi) dari jalur independen memimpin perolehan suara dengan 4.911 suara atau 26 persen.
Kemenangan sementara ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Kabupaten Tambrauw, karena untuk pertama kalinya paslon independen berhasil unggul di Pilkada.
“Puji Tuhan, ini sejarah bagi Kabupaten Tambrauw. Jalur independen keluar sebagai pemenang sementara. Terima kasih atas kepercayaan masyarakat Tambrauw kepada saya dan Pak Phiter, serta kepada KPUD, aparat keamanan, masyarakat adat, dan semua pihak yang memastikan Pilkada berjalan lancar dan aman,” ujar Thomas Ewit Marot Kofiaga, Selasa (3/12).
Thomas menyatakan optimisme bahwa hasil resmi KPU nanti tidak akan berbeda jauh dengan quick count. Ia juga mengungkapkan rencana kerja prioritas jika resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tambrauw periode 2024-2029.
“Jika kami dipercaya, kami akan memprioritaskan program pangan di bidang pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, fokus pada pendidikan dan kesehatan agar layanan dasar bisa dinikmati langsung di Kabupaten Tambrauw tanpa harus ke ibu kota provinsi,” jelas Thomas.
Sebagai mantan pegawai Dinas Pertanian, Thomas percaya bahwa sektor pertanian merupakan kunci dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Selain itu, ia menyoroti potensi besar Tambrauw di sektor pariwisata, seni, dan budaya.
“Tambrauw kaya akan alam, wisata air, seni, dan budaya. Kita harus mencintai dan memanfaatkan potensi ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus melestarikan adat istiadat,” tambahnya.
Hasil sementara quick count menunjukkan persaingan ketat di antara lima pasangan calon, dengan rincian sebagai berikut:
Yebran-Petrus: 3.653 suara (19%)
Yeskel-Paulus: 4.429 suara (24%)
Thomas-Phiter: 4.911 suara (26%)
Niko-Maria: 3.204 suara (17%)
Hans-Harun: 2.617 suara (14%)
Dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 22.766 orang, suara yang masuk mencapai 18.694 (82%), dengan 12 suara dinyatakan tidak sah.
Pilkada 2024 di Tambrauw mendapat apresiasi karena berjalan lancar dan aman, namun tantangan besar menanti pasangan yang terpilih. Peningkatan layanan publik, pembangunan infrastruktur, dan pengembangan sumber daya manusia menjadi agenda prioritas yang diharapkan masyarakat. (NVR)
