YOGYAKARTA, AKURATNEWS.co – Dalam rangka membahas proyek strategis perusahaan
terkait rencana pembangunan pabrik di Area Bimomartani, Sleman, PT Mitra Tirta Buwana, Tbk (MTB) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Yogyakarta pada Kamis (26/1),

Dalam RUPSLB ini, dengan suara bulat, para pemegang saham menyetujui manajemen perusahaan untuk melanjutkan rencana pembangunan pabrik di area yang telah dibeli perseroan. Pembelian tanah di Area Bimomartani merupakan langkah strategis untuk memperluas kapasitas produksi dan memperkuat posisi PT Mitra Tirta Buwana,tbk di pasar yang semakin kompetitif.

Namun, terkait penggunaan Tanah Kas Desa (TKD) di Wilayah Sariharjo sebagai mana sebelumnya tertuang dalam prospektus perseroan, perusahaan menyampaikan bahwa proses pemanfaatan tanah tersebut masih menemui kendala.

“Kasus mafia tanah di Yogyakarta telah berdampak signifikan terhadap kelancaran proses perizinan penggunaan TKD. Sejauh ini, perusahaan masih menunggu penyelesaian kasus ini sebelum dapat
melanjutkan tahap pengembangan di waktu yang akan datang ,” ujar Komisaris PT MTB, Hery Gunawan Muhammad.

PT MTB, imbuh Hery sangat menghargai dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan pemegang saham.

“Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dan seluruh stakeholders terkait guna menyelesaikan permasalahan ini dengan sebaik-baiknya. Perseroan meyakini bahwa dengan kerjasama dan dukungan semua pihak, perusahaan dapat mengatasi tantangan ini dan mewujudkan rencana pembangunan pabrik di Area Bimomartani dengan penuh integritas dan keberlanjutan,” ucap Hery. (NVR)

By Editor1