Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia

0
Ayam Goren Suharti

JAKARTA, AKURATNEWS.co ­– Kabar duka datang dari pengusaha asal Yogyakarta, Hj. Suharti, perempuan kelahiran 1940 yang dikenal sebagai pendiri Rumah Makan (RM) Ayam Goreng Suharti, meninggal dunia di usianya ke 86 tahun.

Menurut keterangan resmi manajemen, Suharti tutup usia pada Jumat (30/10) malam, pada pukul 23.21. “Kami sekeluarga mengabarkan bahwa telah berpulang ke rahmatullah Ibunda dan eyang tercinta, Hj. Suharti,” jelas manajemen Ayam Goreng Suharti melalu unggahan Instagram.

Melansir IDNFinancial, Suharti dikebumikan di kompleks makam keluarganya di Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu (31/10) siang.

Di dunia kuliner, nama Suharti dikenal sebagai perempuan yang merintis bisnis dari bawah, hingga memiliki belasan cabang di berbagai kota.

Sekitar 1956, Suharti mulai menjual ayam goreng buatannya, melanjutkan keberhasilan resep dari sang nenek, yaitu Mbok Berek. Dengan dukungan keluarga, penjualan Suharti dimulai di Yogyakarta hingga Surakarta.

Tak mau hanya mengandalkan nama besar keluarganya, Suharti menggunakan namanya sendiri. Dalam bisnis ayam goreng khas Kalasan buatannya. Ia kemudian menikah dengan Sachlan Prato Hardjono, sekitar enam tahun setelah memulai bisnis secara mandiri.

Rumah makan perdananya dibuka pada 1970-an, di daerah Maguwoharjo, Yogyakarta. Nama Suharti semakin dikenal oleh pelanggan dari luar kota.

Namun pernikahannya tak berjalan mulus, hingga bercerai dengan Sachlan pada 1991. Bisnis yang telah dirintis lebih dari dua dekade pun goyah, karena rumah makan miliknya terdaftar atas nama Sachlan.

Suharti pun memulai kembali bisnisnya dari awal, dengan mendaftarkan nama Ayam Goreng Suharti pada 1992, ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) yang saat ini berada di bawah Kementerian Hukum. Sementara mantan suaminya, menggunakan nama Ayam Goreng Ny. Suharti dan tetap melanjutkan bisnisnya.

Saat ini, bisnis Ayam Goreng Suharti lebih dari 15 cabang di berbagai kota, dengan resep yang bertahan selama 7 dekade./Ard. Foto: Istimewa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *