Penolakan Internal PDIP Cuatkan Ketegangan Jelang Pilkada Banyumas

0
images(93)_copy_800x550

BANYUMAS, AKURATNEWS.co – Meningkatnya tensi politik di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 semakin terasa.

PDIP sebagai partai pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) di Banyumas tengah menghadapi penolakan dari kalangan akar rumput dan kader terkait rencana menggandeng kader dari partai lain sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) mendampingi Sadewo Tri Lastiono.

Penolakan ini diakui Iwan Mujianto, Komandan Satgas Cakra Buana PDIP Banyumas yang menyebut simpatisan partai menginginkan agar cawabup juga berasal dari internal PDIP.

“Mereka yang bergerak di akar rumput merasa perlu dihargai,” ujar Iwan, Senin (26/8).

“Betul ada kader dan simpatisan partai yang menolak karena saya hadir pada waktu itu. Menurut saya wajar saja (penolakan) karena mereka adalah yang akan bergerak turun ke bawah sehingga akar rumput merasa dihargai,” imbuh Iwan.

Alasan belum bulatnya suara di akar rumput didasari sejumlah fakta. Pertama, PDI-Perjuangan merupakan partai pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) di kabupaten Banyumas sehingga meraih mayoritas kursi di DPRD. Kedua, fakta historis bahwa sudah dua kali PDI-P memenangi Pilkada tanpa calon dari partai lain.

Iwan pun berharap DPP bisa mendengar aspirasi simpatisan yang menghendaki cawabup juga berasal dari PDIP .

Namun, ia menegaskan apa pun keputusan DPP merupakan langkah yang terbaik.

“Yang dikehendaki jelas, semoga kader bersama kader,” ujarnya.

Sejumlah kader merasa bahwa PDIP, sebagai pemenang Pileg dan Pilkada sebelumnya, tidak memerlukan dukungan dari partai lain untuk mengusung pasangan calon. Namun, di tengah penolakan ini, beredar isu bahwa Sadewo akan berpasangan dengan Dwi Asih Lintarti, kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Isu ini diperkuat pernyataan Gus Luqman, Ketua PC GP Ansor Banyumas, yang mengungkapkan bahwa PKB telah memberikan surat tugas kepada Lintarti, meskipun belum ada kepastian mengenai rekomendasi final dari partai.

Ketidakpastian ini mencuatkan dan menambah ketegangan di kalangan simpatisan PDIP, yang berharap agar DPP mendengarkan aspirasi mereka.

Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PDIP, yang diharapkan dapat mengambil langkah terbaik untuk menjaga kesolidan partai di Pilkada Banyumas mendatang. (NVR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *