JAKARTA, AKURATNEWS – Pelaku Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad CAKRA XIV berjumlah 500 Prajurit melaksanakan Latihan Pancangan Kaki Pantai (PKP) menggunakan Landing Craft Rubber (LCR), bertempat di danau Situ Cikaret, Depok, Jawa Barat. Sabtu (18/2/2023).

Dijelaskan Komandan Latihan (Danlat) CAKRA XIV Letkol Inf Roihan Hidayatullah, S.Sos., secara bergiliran, pelaku menaiki LCR yang telah disiapkan oleh pelatih dari Tim Jasmani CAKRA XIV, masing-masing LCR diisi oleh 10 pelaku, yang mana mereka mendayung LCR tersebut sesuai rute yang telah ditentukan oleh pelatih Jasmani CAKRA XIV.

Baca Artikel Lainnya: Terjadi Ledakan di Blitar, 4 Orang Tewas

Diawali dengan ketahanan mars (Hanmars) sejauh 5 km, Pelaku Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad CAKRA XIV melaksanakan pergeseran pasukan dari Home Base di GOR Kartika, Cilodong menuju Situ Cikaret.

Sesampainya di Situ Cikaret Pelaku Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad CAKRA XIV mendapatkan teori bagaimana cara membentuk formasi regu LCR, kelengkapan LCR, cara mendayung LCR yang baik dan benar, serta tindakan apabila mendapatkan bahaya udara. Menuju Daerah Persiapan (DP) PKP, Pelaku Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad CAKRA XIV membentuk hubungan regu untuk selanjutnya dibawa oleh Pelatih Jasmani CAKRA XIV melaksanakan praktek PKP.

Baca Artikel Lainnya: Sandiaga Uno Buka Rakernas PB PRSI

Selanjutnya, mekanisme latihan dilanjutkan dengan materi Renang Taktis (Rentis). Dengan menggunakan Helm, Ransel, dan Senjata para Pelaku Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad CAKRA XIV menyeberang danau Situ Cikaret. Sampai di seberang danau, Pelaku Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad CAKRA XIV melaksanakan penyeberangan basah menggunakan tali statis yang telah disiapkan pelatih dari sisi danau menuju kembali ke DP PKP

“Materi Ralasuntai merupakan materi yang membutuhkan kewaspadaan tinggi, oleh karena itu dibutuhkan latihan di Tahap Basis untuk memberi gambaran agar pelaku dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan ganasnya ombak Laut Selatan Pantai Palangpang nanti. Oleh karena itu, saya selalu menekankan kepada Pelatih dan pelaku utamakan faktor keamanan latihan sehingga dapat meminimalisir resiko latihan,” ujar Letkol Inf Roihan Hidayatullah, S.Sos./Ib.

By redaksi