JAKARTA, AKURATNEWS- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat “Memajukan Pariwisata Melalui Media Digital”. Seminar ini diselenggarakan pada hari Selasa, 23 Mei 2023 melalui platform zoom meeting.
Dalam seminar tersebut terdapat Empat pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaitu Bapak Dr. Fadli Zon yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI, Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI serta mengundang Bapak Rahmanda Primayuda, M.H selaku DPP IKM serta Bapak Mahpudi, M.T selaku Pegiat Literasi Digital.
Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Ngobrol Bareng Legislator yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Webinar memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara menyiapkan talenta digital sambut bonus demografi pada saat ini.
Sesi pemaparan diawali oleh Fadli Zon, dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa,
“sebagaimana kita ketahui kemajuan teknologi khususnya teknologi informasi begitu cepat bahkan kemajuannya sampai melebihi level kecepatan produktifitas kita. Dari tangan anak bangsa harus lahir ide-ide inovatif agar dapat memajukan pariwisata dalam negeri, menarik wisatawan luar negeri agar menjadikan Indonesia sebagai salah satu tujuan objek wisata. Kalau produktifitas tinggi maka kualitas nya pun tinggi juga maka kita bisa mengisi di tingkat internasional. Jangan pernah tidak percaya diri karena melalui media digital kita dapat mempromosikan pariwisata yang ada di Indonesia.Semua punya kesempatan yang sama untuk memajukan pariwisata di Indonesia melalui media digital.” paparnypaparnya.
Pemaparan jefua disampaikan oleh Semuel Abrijani. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa ,
“Kita perlu bekerja sama dalam mewujudkan dan menyukseskan transformasi digital di Indonesia. Salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya transformasi digital adalah terbentuknya masyarakat digital yang mempunyai kemampuan literasi diigital yang memadai. Ngobrol Bareng Legislator merupakan hal yang paling krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini.”, papar Semuel.
Pemaparan ketiga disampaikan oleh Mahpudi, M.T. Dalam paparannya baliau menyampaikan,
“Memajukan Pariwisata dengan Media Digital dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah memperbanyak pengetahuan atau informasi daerah-daerah pariwisata yang berpotensi untuk dipromosikan, menggunakan konsep AIDDA bagi Pariwisata yaitu: memberi informasi tentang keberadaan destinasi wisata, membangun pemahaman tentang destinasi wisata, menggambarkan keunggulan dan daya Tarik destinasi wisata, menyentuh kebutuhan atau minat pemirsa,mendorong Hasrat atau minat untuk berkunjung, memberikan gimmick agar tergerak untuk berkunjung, memastikan pemirsa mengambil keputusan untuk berkunjung ke destinasi wisata, memandu kunjungan, dan mefasilitasi kunjungan.”, paparnya.
Pemaparan terakhir oleh Rachmanda Primayuda, M.H. ia menjelaskan,
” Memajukan Pariwisata Melalui Media Digital bisa menggunakan berbagai macam media digital contohnya : audio media digital (radio digital,podcast, buku audio), Vidio (media digital bersifat visual seperti youtube), Media social (twitter, facebook, Instagram, linkedln, dan snapchat), Periklanan dengan memanfaatkan kemitraan pemasaran dan ruang iklan. Jenis Wisata di Indonesia yaitu: Wisata budaya, wisata pertanian, wisata buatan, wisata religi, wisata cagar alam, wisata Bahari. Langkah dalam pemasaran Pariwisata/ objek wisata dengan cara membuat website pariwisata, membuat Instagram, gunakan Teknik search engineOptimization, Ciptakan konten yang menarik, Lakukan email marketing, Lakukan iklan online, gunakan google my business dan tripadvisor. Digital Marketing dalam Pariwisata bertujuan untuk mempromosikan dan memasarkan suatu wisata di media social agar menarik wisatawan datang. Kegiatan digital marketing biasanya dilakukan di website, discussion, mobile applications.” paparnya. /Ib.
