JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online yakni Ngobrol Bareng Legislator dengan mengusung tema: “PRODUKTIF DAN KREATIF DI DUNIA DGITAL”. Seminar diselenggarakan pada hari Jum’at, 19 Mei 2023 melalui platform zoom meeting.
Dalam seminar Ngobrol Bareng Legislator ini, terdapat empat narasumber yang berkompeten pada bidangnya, yaitu Bapak H. Ahmad Syaikhu yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI. Narasumber kedua yakni Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI serta mengundang Bapak Muhamad Zia Ul Haq, S.SN., M.DS. selaku Pegiat Media Sosial dan Bapak Andi Wirdarto selaku Digital Consultant.
Seminar Ngobrol Bareng Legislator ini merupakan acara yang diinisiasi dan didukung oleh Kementerian Kominfo, yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, dengan memiliki beberapa tujuan, diantaranya yakni untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis.
Baca artikel lainnya: Matahari Akan Melintasi Diatas Ka’bah 27 dan 28 Mei, Kemenag Imbau Cek Arah Kiblat
Selain itu juga untuk memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat, memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Ditjen APTIKA, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.
Sesi pemaparan diawali dengan pengantar serta pembukaan yang disampaikan oleh H. Ahmad Syaikhu. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa.
“Era digital yang saat ini kita jalani itu seperti pasar bebas dan informasi yang tersebarpun itu beragam, ada yang positif ada juga yang negative. Kemudia langkah kita apakah akan memilih informasi yang bermanfaat atau memilih informasi yang berdampak buruk. Karena kita mengetahui bahwa siapapun bisa membuat dan menyebarkan informasi melalui platform digital tanpa menilai baik dan buruk dari dampak informasi yang disebar,” papar Ahmad Syaikhu.
Lebih lanjut beliau menambahkan, “Dengan kecanggihan teknologi, informasi yang tersebarpun tersebar dengan cepat bahkan per detik itu bisa berubah, contohnya seperti informasi yang disebar melalui whatsapp tentunya itu tidak mungkin sepenuhnya kita kaji dan filter. Dengan demikian jelas bahwa pentingnya literasi digital bagi masyarakat itu bisa membantu dalam upaya mengikis informasi-informasi yang negative dan kemudian kita filter dan share dengan konten dan informasi yang baik dan bermanfaat. Kemudian pernanan generasi mudapun haruslah menjadi garda terdepan dalam upaya mewujudkan masyarakat cakap, cerdas, dan bijak dalam digital,”.
Paparan kedua disampaikan oleh Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa,
“Sebagaimana yang telah diketahui bersama, dampak pandemi dan pesatnya teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegaskan kita sedang menghadapi era disubsi teknologi. Untuk mengahadapi hal tersebut, kita semua harus mempercepat kerjasama kita dalam mewujudkan agenda trasnformasi digital Indonesia. Bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi. Kemampuan yang kita miliki serta keunggulan yang terus dijaga akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar, serta menjadi unggul dalam segi sumber daya manusia,” papar Semuel.
Baca artikel lainnya:Garuda Akan Berangkatkan104 Calon Jemaah Haji Perdana pada 24 Mei 2023
Pemaparan yang ketiga disampaikan oleh Muhamad Zia Ul Haq, S.SN., M.DS. selaku Pegiat Media Sosial. Dalam paparannya beliau menyaampaikan bahwa,
“Pesatnya perkembangan teknologi haruslah diimbangi dengan SDM yang mempuni, karena jikan tidak diimbangi dengan SDM mempuni kita akan terjerumus terhadap hal-hal yang negative. Salah satu contohnya dimana kita dibentukan dengan cepatnya penyebaran informasi melalui ruang digital seperti social media, website, TV, radio, dan lain-lain. Informasi yang tersebarpun itu beragam ada yang baik dan ada juga yang buruk seperti maraknya konten-konten pornografi yang kini bisa diakses oleh siapapun,” papar Muhammad Zia Ul Haq.
Pemaparan terakhir disampaikan oleh Andi Wirdarto selaku Digital Consultant. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa,
” Digital mindset adalah serangkaian sikap dan perilaku yang memungkinkan orang dan organisasi untuk melihat bagaimana data, algoritme, dan AI membuka kemungkinan baru dan memetakan jalan menuju kesuksesan dalam lanskap bisnis yang semakin didominasi oleh teknologi padat dan dan cerdas. Kemudian bagaimana kita bisa produktif dan kreatif di ruang digital? Pertama kita harus pelajari dan pahami terlebih dahulu platform apa yang akan kita gunakan, kedua kita harus memahami karakter dan perilaku market, ketiga ikuti perkembangan trend an teknologi terbaru, keempat pilah dan pilih aplikasi yang dibutuhkan, kelima alokasikan waktu untuk belajar dan keenam kita harus tetap fokus,” papar Andi Wirdarto./Ib.
