Profil Mohammad Zaki Ubaidillah Penentu Medali Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

0
Mohammad Zaki Ubaidillah

JAKARTA, AKURATNEWS.co – Tim bulu tangkis beregu putra sumbang emas perdana bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026, usai mengalahkan China 3-2 yang berlangsung di Ichinomiya City Sports Gymnasium Aichi, Nagoya, Jepang .

Perjuangan atlet bulu tangkis Indonesia ini memang sangat luar biasa, sebab sempat tertinggal dengan skor 2-0, sebelum akhirnya justru mampu membalikkan keadaan menjadi menang 3-2.

Mohammad Zaki Ubaidillah, atau yang akrab disapa Ubed, merupakan pahlawan bagi tim bulu tangkis beregu putra, setelah di partai pamungkas (gim kelima). Ubed berhasil mengalahkan tunggal putra Tiongkok, Weng Hongyang, dua set langsung.

Berikut Profil Mohammad Zaki Ubaidillah

Mohammad Zaki Ubaidillah lahir di Sampang, Madura, Jawa Timur, pada 26 Juni 2007. Berdasarkan data resmi PBSI, Ubed bermain dengan pegangan tangan kanan dan merupakan spesialis sektor tunggal putra. Ia sudah mengenal dunia bulu tangkis sejak masih berusia lima tahun.

Nama Ubed mulai mencuri perhatian publik saat bersaing di level junior. Salah satu pencapaian terbesarnya terjadi pada ajang bulu tangkis Asia Junior Championships 2025 di Solo. Ia keluar sebagai juara tunggal putra setelah mengalahkan wakil Tiongkok, Liu Yang Ming Yu, dua set langsung 21-12, 21-17 di partai puncak.

Pada tahun yang sama, Ubed menunjukkan konsistensinya dengan menembus babak final BWF World Junior Championships 2025 dan berhasil membawa pulang medali perak. Selain itu, ia juga menjadi bagian penting dari skuad Indonesia yang meraih predikat runner-up di World Junior Mixed Team Championships 2025.

Peralihan Ubed dari level junior ke senior terbilang sangat cepat. Ia sudah mendapat kepercayaan memperkuat Indonesia di ajang Piala Sudirman 2025, meskipun kala itu belum genap satu tahun bergabung di pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Di ajang SEA Games 2025, Ubed berkontribusi meraih emas beregu putra dan berhasil melangkah hingga final tunggal putra. Ia harus puas membawa pulang medali perak setelah kalah dari rekan senegaranya, Alwi Farhan (21-13, 8-21, 12-21).

Saat itu, Alwi memuji performa Ubed yang pada usia 18 tahun sudah menunjukkan tingkat kematangan layaknya pemain senior berpengalaman.

“Apa yang dilakukan Ubed umur 18 tahun itu sangat amat tidak masuk akal menurut saya. Dia bisa bermain seperti sekarang, seperti pemain yang sudah lama berada di top level,” kata Alwi, mengutip laman resmi PBSI, 14 Desember 2025.

Juara Thailand Masters 2026

Karier Ubed di tingkat senior makin melesat pada awal tahun 2026. Ia sukses merengkuh gelar juara Thailand Masters 2026, turnamen bertaraf BWF World Tour Super 300, pada 1 Februari 2026.

Pada laga final di Bangkok, Ubed menumbangkan wakil tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul, lewat pertarungan ketat tiga gim 21-19, 20-22, 21-19. Gelar tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar Ubed di awal karier profesional seniornya.

Beberapa bulan berselang, Ubed kembali mengukir prestasi dengan menembus babak semifinal Australian Open 2026 (Super 500), yang menjadi semifinal pertamanya di kelas Super 500. Kinerjanya yang stabil membawa Ubed mulai rutin mendapat kesempatan tampil di turnamen papan atas dunia, seperti Japan Open Super 750.

Dua Kali Menjadi Penentu di Asian Games 2026

Keberhasilan Ubed menjadi penentu kemenangan di partai final Asian Games 2026 bukanlah hal yang kebetulan. Sebelumnya, ia telah melewati situasi yang sama dramatisnya di babak perempat final.

Saat menghadapi Malaysia di babak 8 besar, kedudukan juga imbang 2-2 ketika Ubed turun di partai kelima. Menghadapi Eugene Ewe, Ubed tampil dominan dan menang dua gim langsung 21-11, 21-11 untuk memastikan tiket semifinal bagi Indonesia. Ubed mengakui bahwa beban mental sebagai pemain penentu sangatlah berat.

“Pastinya tekanan sangat tinggi karena kan sebelumnya belum main juga dan sekarang langsung jadi penentu di babak delapan besar. Ada tanggung jawab yang harus bisa diselesaikan dengan kemenangan,” ujar Ubed pada 23 September 2026, dikutip dari laman resmi PBSI.

Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, medali emas Asian Games 2026 makin melengkapi deretan rekor impresif Moh Zaki Ubaidillah, mulai dari Juara Asia Junior, Emas Beregu & Perak Tunggal SEA Games, Runner-up Kejuaraan Dunia Junior, hingga Gelar BWF World Tour Super 300./Ib.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *