JAKARTA, AKURATNEWS.co – Samsung Electronics Indonesia kembali menunjukkan komitmennya mendukung transformasi digital dengan meluncurkan Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 6 untuk tahun ajaran 2024/2025.

Program ini dirancang mencetak generasi muda Indonesia yang kompeten dalam coding, kecerdasan buatan (AI), dan teknologi masa depan lainnya.

Program ini menyasar pelajar berusia 13-21 tahun dari jenjang SMA, SMK, Madrasah Aliyah (MA), hingga mahasiswa perguruan tinggi (D3, D4, dan S1).

Melalui kurikulum yang dirancang adaptif, peserta akan mempelajari keterampilan Coding & Programming, Internet of Things (IoT), serta pengembangan prototype IoT berbasis AI selama empat bulan.

Seperti diketahui, Indonesia kini berada di masa bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif mencapai puncaknya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), periode ini berlangsung dari 2020 hingga 2030. Namun, Indonesia membutuhkan sekitar tiga juta talenta digital hingga tahun 2030 untuk mengimbangi perkembangan industri dan mengatasi tantangan pengangguran.

Melalui SIC, Samsung berupaya mendukung visi Indonesia Emas dengan mencetak talenta muda berkemampuan teknologi yang siap bersaing di era digital.

Dijelaskan Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, pihaknya sangat menekankan pentingnya peran program ini.

“Samsung Innovation Campus tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga platform untuk generasi muda Indonesia menciptakan solusi kreatif terhadap tantangan masa depan dengan teknologi. Kami percaya langkah ini mendukung visi Indonesia dalam memaksimalkan potensi bonus demografi,” ujar Bagus, baru-baru ini.

Sejak diluncurkan lima tahun lalu, SIC telah melatih 9.995 siswa dan mahasiswa, serta 1.212 guru dan dosen dari berbagai institusi pendidikan di seluruh Indonesia.

Program ini juga menghasilkan 793 proposal solusi inovatif, termasuk beasiswa dalam kategori Web Development, UI/UX, dan program khusus Perempuan Inovasi.

Untuk Batch 6, pendaftaran telah dibuka sejak 11 November 2024 dan akan ditutup pada 23 Desember 2024. Peserta yang lolos logic test akan diumumkan pada 27 Desember 2024, dengan pelaksanaan program dimulai pada 3 Januari hingga 26 Mei 2025. Lnk pendaftaran dan langkah-langkahnya bisa dilihat di https://bit.ly/prog-sic6

Untuk target utama program ini adalah:

1. Pelajar SMA, SMK, dan MA yang masih aktif.

2. Mahasiswa D3, D4, dan S1, di mana kurikulum SIC dapat dikonversi menjadi jam kuliah melalui program Kampus Merdeka.

Peserta yang mengikuti program akan memperoleh sertifikat resmi SIC, sementara peserta terbaik akan menerima sertifikat internasional dan hadiah berupa produk Samsung.

Inisiatif Samsung ini sejalan dengan langkah pemerintah yang tengah mempertimbangkan pengintegrasian pelajaran coding dan AI dalam kurikulum nasional 2024-2026.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza UI Haq, menyebut bahwa pelajaran ini penting untuk menjawab kebutuhan industri dan mendukung perkembangan teknologi di Indonesia.

“Kami terus mengupayakan agar pelajaran seperti coding dan AI dapat menjadi bagian dari kurikulum resmi, mengingat kebutuhan akan talenta digital semakin meningkat,” ujar Fajar.

Melalui SIC Batch 6, Samsung berharap dapat memperluas dampak positif program ini dengan menjalin kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, institusi pendidikan, dan industri.

Dengan keterampilan yang diperoleh, peserta diharapkan mampu menciptakan solusi berbasis teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.

“Generasi muda adalah kunci keberhasilan transformasi digital Indonesia. Kami percaya SIC Batch 6 dapat menjadi langkah besar dalam mencetak talenta digital yang inovatif, kreatif, dan berdaya saing global,” tutup Bagus.

Pendaftaran Batch 6 masih dibuka hingga 23 Desember 2024. Jadi jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari transformasi digital Indonesia bersama Samsung Innovation Campus! (NVR)

By Editor1