TEHERAN, AKURATNEWS.co – Iran menyatakan kesiapan membalas serangan udara Israel yang dilancarkan Sabtu (26/10) dini hari waktu setempat.

Sumber dari dalam Iran yang berafiliasi dengan Garda Revolusi, mengonfirmasi melalui kantor berita semi resmi Tasnim bahwa Israel akan “menerima balasan sepadan atas tindakan apa pun,”

Dilansir dari Al Jazeera, pernyataan ini muncul tak lama setelah jet tempur Israel menyerang beberapa titik di Iran, termasuk Teheran dan Karaj, yang menyebabkan tujuh ledakan besar dan membangunkan warga setempat.

Serangan Israel pada dini hari Sabtu ini menargetkan fasilitas militer di Iran. Meski mengakibatkan ledakan hebat, laporan dari sumber militer Israel yang dikutip CNN menyebutkan bahwa serangan tersebut tidak diarahkan pada infrastruktur energi atau nuklir Iran.

Sebaliknya, mereka berfokus pada lokasi-lokasi militer tertentu yang dianggap strategis dalam upaya mengurangi ancaman dari Iran.

Dalam pernyataan resminya, juru bicara Kementerian Pertahanan Israel menyebut bahwa Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant memantau serangan tersebut dari pusat komando IDF (Israel Defense Forces) bersama para pejabat tinggi, termasuk Wakil Kepala Staf Umum Israel dan Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan. Mayjen Tomer Bar, komandan Angkatan Udara Israel, juga dilaporkan hadir mengawasi operasi ini.

Serangan ini tidak hanya melibatkan Israel, tetapi diyakini juga Amerika Serikat (AS). Seorang pejabat pertahanan AS mengungkapkan bahwa Washington telah diberi informasi mengenai operasi tersebut sebelumnya.

Meski demikian, Gedung Putih, melalui juru bicara Dewan Keamanan Nasional Sean Savett menyatakan bahwa AS tidak terlibat langsung dalam serangan ini dan menganggapnya sebagai keputusan mandiri Israel. Pejabat AS menyebutkan bahwa Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris telah menerima laporan dari pihak Israel sebelum serangan berlangsung.

Teheran sendiri menanggapi serangan ini dengan meningkatkan kesiagaan militernya. Seorang pejabat Iran menyatakan bahwa serangan tersebut telah menguji ketahanan Iran dan bahwa “tidak diragukan lagi, Israel akan menerima balasan yang sepadan.”

Sikap keras ini didukung Garda Revolusi, yang menganggap serangan Israel sebagai provokasi yang harus direspon secara proporsional. Para analis memperkirakan bahwa Iran mungkin merespons dengan serangan balik yang dapat berdampak signifikan pada stabilitas di kawasan Timur Tengah. (NVR)

By Editor1