PEKALONGAN, AKURATNEWS.co –  Kota Pekalongan juga memiliki makan khas berbuka puasa atau takjil, makanan khas itu bernama Srinthil perpaduan rasa manis gurih.

Jajanan srintil Pekalongan dibuat dari tepung srintil yang berbahan dasar gaplek singkong menghasilkan tekstur bergerindil dengan tampilan warna warni dan taburan kelapa yang melekat di permukaannya.

Srintil berasal dari kata “Semrintil” dalam bahasa Jawa yang artinya lincah. Jajanan jadul srintil selalu dibuat para ibu saat sang anak sudah bisa berjalan. Nantinya srintil ini akan dibagi bagikan kepada tetangga dan kerabat, dengan harapan sang anak mampu berjalan dengan lincah dan lancar.

Banyak orang mengatakan kalau srintil ini mirip dengan ongol ongol, sebenarnya 2 jajanan ini ada bedanya lho. Perbedaan yang paling jelas adalah ongol ongol bertekstur jauh lebih lembut dan rata luarnya dibandingkan permukaan srintil.

Permukaan srintil kasar dan ada bulatan kecil kecil yang muncul. Jenis tepung yang dipakai pun berbeda, kalau ongol ongol pakai tepung sagu. edangkan srintil memiliki tepung khusus yang dinamai tepung srintil.

Selain Srinthil, ada juga makanan khas berbuka lainnya yaitu Apem Keses.

Apem Keses merupakan makanan kue tradisional yang memiliki rasa yang legit. Bahan pembuatan kue ini adalah tepung beras yang diberi campuran gula aren. Kue apem ini berbentuk bulat pipih dan memiliki warna cokelat dengan penyajian beralaskan daun pisang. Kue ini diberi nama Apem Kesesi karena berasal dari daerah Kesesi, Pekalongan./Ib, Foto: Istimewa.

 

By Editor1