JAKARTA, AKURATNEWS.co – Band legendaris Indonesia, Dewa 19, siap bikin Kuala Lumpur bergetar lewat konser ‘Cintaku Tertinggal di Malaysia’ yang digelar 6 Juni 2026 di Axiata Arena, Bukit Jalil.
Tapi yang bikin konser ini beda bukan cuma setlist nostalgia melainkan comeback Tyo Nugros yang ternyata jadi ‘wishlist wajib’ Baladewa alias fans Dewa 19 di Malaysia.
Dijelaskan sang pentolan, Ahmad Dhani, nama Dewa 19 di Malaysia memang meledak saat era formasi Once dan Tyo.
Bahkan Dhani terang-terangan bilang, publik Malaysia lebih dulu kenal Dewa 19 lewat formasi itu dibanding era awal bareng Ari Lasso.
“Malaysia mengenal Dewa 19 itu di formasi yang bersama Tyo Nugros dan Once,” kata Dhani saat jumpa pers konser ini di Jakarta, Minggu (22/2).
Artinya pun jelas, buat fans Negeri Jiran, vibe Dewa 19 yang paling kena saat versi Once–Tyo. Maka ketika konser diumumkan, permintaan pun mengerucut, Tyo harus ikut. Dan permintaan itu dikabulkan.
Tak bisa disangkal, beat drum Tyo yang tight, enerjik, dan penuh karakter dianggap sebagai DNA penting di era emas Dewa 19 awal 2000-an.
Lagu-lagu seperti :Separuh Nafas’, ‘Roman Picisan’, sampai ‘Kangen’ terasa beda saat dibawakan dengan sentuhan drum khasnya.
Once Mekel sendiri tak ikut dalam konser ini. Dhani menyebut ketidakhadiran Once bukan karena hal teknis, tapi lebih ke dinamika internal yang ia sampaikan dengan nada santai.
Sebagai gantinya, Dewa 19 turun dengan line-up vokalis all-star: Ari Lasso, Virzha, dan Marcello Tahitoe. Kombinasi ini bikin konser nanti punya rasa komplit dari nostalgia 90-an, era 2000-an, sampai sentuhan modern.
Selain itu, konser yang digawangi Icon Entertainment ini akan menghadirkan special guest Padi Reborn.
CEO Icon Entertainment, Iman Tang, menjelaskan alasan memilih Padi Reborn sebagai bintang tamu spesial dalam konser ini.
“Peminatnya juga banyak dan lagu-lagunya juga hits. Jadi pemilihan Padi itu saya rasa pas mengisi konser ‘Cintaku Tertinggal di Malaysia,” ujar Iman Tang.
Kembali kepada kehadiran kembali Tyo Nugros dalam konser ini, secara strategi, ini bukan cuma soal reuni, tapi soal membaca memori kolektif fans.
Malaysia termasuk pasar internasional solid buat Dewa 19. Basis penggemarnya kuat, loyal, dan punya kedekatan emosional dengan era Once–Tyo.
Tiket konser ini sendiri mulai dijual 27 Februari 2026 pukul 11.00 waktu setempat lewat platform resmi. Harganya dibagi lima kategori, mulai dari RM 238 (sekitar Rp1 jutaan) sampai RM 488 (sekitar Rp2 jutaan), tergantung posisi kursi.
Dengan paket nostalgia, formasi lintas generasi, dan kembalinya Tyo Nugros atas permintaan langsung fans Malaysia, konser ‘Cintaku Tertinggal di Malaysia’ bakal bukan cuma pertunjukan musik, tapi ajang pembuktian kalau Dewa 19 masih jadi magnet besar di luar negeri.
Meminjam kata-kata sang bassist, Yuke, Dewa 19 pun siap ‘menggila’ saat konser ‘Cintaku Tertinggal di Malaysia’ Juni nanti di Bukit Jalil. (NVR)
