JAKARTA, AKURATNEWS.co – Warna hitam kembali menjadi primadona dalam panggung mode Tanah Air. Kali ini melalui kolaborasi prestisius antara label busana muslimah premium Taqeeya dan desainer kenamaan Ayu Dyah Andari.

Keduanya menghadirkan koleksi eksklusif bertajuk Black Diamond, sebuah persembahan busana syar’i yang memadukan kemewahan warna hitam dengan keindahan detail floral bernuansa artistik.

Koleksi ini menjadi selebrasi kekuatan dan keanggunan perempuan muslimah, dengan filosofi berlian hitam sebagai inspirasi utama dan simbol dari karakter wanita yang anggun, tegas, namun tetap lembut. Dalam balutan warna hitam elegan, setiap potong busana mencerminkan keberanian untuk tampil percaya diri sekaligus mematuhi syariat berpakaian.

“Kami ingin membuktikan bahwa busana muslimah bisa tampil powerful tanpa harus mencolok. Elegan tanpa kehilangan makna. Dan warna hitam itu tak lekang oleh waktu,” ujar pendiri Taqeeya, Enggar Rahardjo di sela peluncuran koleksi ini di Jakarta, Selasa (5/8).

Taqeeya yang telah dikenal selama hampir dua dekade sebagai pelopor abaya premium, kian mengukuhkan reputasinya setelah meraih The Best Abaya Brand di ajang Istanbul Halal Expo 2024. Sementara Ayu Dyah Andari, yang telah mencuri perhatian di panggung mode dunia seperti New York Fashion Week, London Fashion Week, hingga Paris Fashion Air, membawa elemen khasnya berupa bordir mawar yang puitis dan feminin.

Dalam koleksi Black Diamond, warna hitam tampil bukan sebagai latar, melainkan pernyataan. Ia menjadi kanvas ekspresif bagi detail bordir bunga mawar yang diaplikasikan menggunakan teknik khusus, menciptakan kesan tiga dimensi yang halus namun menonjol.

“Saya percaya desain adalah bahasa yang menyatukan. Dengan karakter hitam Taqeeya yang kuat dan sentuhan mawar yang saya bawa, kami ingin menghadirkan koleksi yang bukan hanya indah tetapi juga membangun cerita,” ujar Ayu Dyah Andari.

Bahan yang digunakan adalah signature fabric Taqeeya, yakni kain ringan, tidak menerawang, dan sangat nyaman di tubuh, yang merupakan karakteristik penting dalam busana syar’i. Kombinasi ini membuat koleksi tidak hanya estetik, tetapi juga fungsional dan sesuai dengan nilai-nilai berpakaian muslimah.

Koleksi ini juga menandai era baru bagi fashion syar’i Indonesia, menunjukkan bahwa busana serba hitam bisa jauh dari kesan monoton. Justru dalam kesederhanaan warna hitam, terdapat ruang luas untuk eksplorasi tekstur, bentuk, dan makna.

Tak hanya busana, Black Diamond juga menyiratkan semangat perempuan muslimah masa kini yang tangguh, berkelas, dan mencintai keindahan. Potongan-potongan longgar namun tegas dalam siluet, serta hiasan bunga yang tertata apik di area kerah dan lengan, menjadikan setiap pakaian layak dipakai di momen formal hingga semi-formal.

Kolaborasi ini tidak hanya menyatukan dua nama besar dalam industri mode, tetapi juga mempertemukan dua gaya yang saling melengkapi. Taqeeya dengan elegansi minimalisnya dan Ayu Dyah Andari dengan keindahan detail romansa klasik.

“Ini adalah refleksi perjalanan panjang kami dalam mendefinisikan ulang kemewahan syar’i. Kami ingin menunjukkan bahwa busana muslimah bisa menjadi simbol kekuatan dan keanggunan dalam balutan elegansi yang understated,” tegas Enggar.

Black Diamond pun bukan sekadar koleksi pakaian. Ia adalah narasi visual tentang kepercayaan diri, kecintaan terhadap seni, dan keyakinan bahwa busana muslimah tak harus dikorbankan atas nama estetika. Dengan warna hitam sebagai pusat pesonanya, koleksi ini menandai bahwa dalam gelap pun, ada cahaya yang memikat. (NVR)

By editor2