JAKARTA, AKURATNEWS. co – Banyak pasien kanker merasa bingung atau khawatir tentang aktivitas seksual selama atau setelah pengobatan.
Pertanyaan ini wajar, tetapi membicarakannya dengan dokter sangat penting karena kesehatan seksual merupakan bagian dari kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.
“Perbincangan tentang seks dan keintiman fisik memang bisa terasa canggung, tapi membuka diri pada dokter adalah langkah penting, karena kesehatan seksual merupakan bagian penting dari kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan,” ujar dr Tanya Wildes, ahli hematologi-onkologi dan spesialis multiple myeloma, dikutip dari laman Nebraska Medicine.
Keamanan berhubungan seks bagi pasien kanker tergantung pada banyak faktor, termasuk jenis kanker, lokasi tumor, efek samping pengobatan, dan kondisi fisik saat itu.
Bagi pasien dengan multiple myeloma dan lesi tulang di panggul, hal yang paling penting adalah memperhatikan rasa sakit atau ketidaknyamanan.
“Untuk orang dengan multiple myeloma dan lesi tulang di panggul, yang paling penting adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan,” uca dr Tanya Wildes
Tips Penting untuk Pasien
1. Dengarkan tubuh Anda
Jika sesuatu terasa sakit, hentikan. Jika dokter sudah memberi izin dan aktivitas seksual terasa nyaman, itu biasanya aman.
2. Perhatikan rasa sakit sebagai tanda peringatan
Nyeri atau ketidaknyamanan bisa menandakan tulang yang lemah atau kondisi tubuh yang belum siap.
3. Diskusikan dengan dokter beberapa hal
- Jenis pengobatan: Beberapa pengobatan bisa memengaruhi kesehatan seksual. Obat penguat tulang bisa membantu mengurangi risiko kerusakan tulang.
- Jumlah sel darah rendah: Sel darah rendah dapat meningkatkan risiko infeksi atau memar.
- Risiko infeksi: Pasien kanker harus tetap waspada terhadap infeksi menular seksual atau infeksi lain.
- Efek samping obat: Beberapa obat bisa memengaruhi gairah, fungsi seksual, atau kenyamanan fisik.
- Pertimbangan kehamilan
Jika berencana hamil, diskusikan pembatasan kesuburan, kontrasepsi, atau rekomendasi lain dengan dokter sebelum dan selama pengobatan.
“Dampak kanker dan pengobatannya terhadap kesehatan dan gairah seksual bersifat kompleks. Karena setiap orang unik, membicarakan kekhawatiran spesifik dengan dokter adalah langkah terbaik,” ucap Dr. Tanya Wildes./May. Sumber,Voi.
