JAKARTA, AKURATNEWS.co – Kota Makassar resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 yang akan berlangsung 27–30 Oktober mendatang.
Bukan hanya sekadar ajang diskusi, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menargetkan Makassar bertransformasi menjadi music city, pusat kegiatan budaya dan kreatif sekaligus standar kota event di Indonesia.
Agenda tahunan paling bergengsi bagi ekosistem musik tanah air ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dari 27 hingga 30 Oktober 2026.
Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, menjelaskan bahwa Makassar dipilih bukan tanpa alasan. “Kami melihat komitmen nyata pemerintah kota dalam memajukan kebudayaan dan ekonomi kreatif, terutama di sektor event dan musik,” ujarnya Kamis (16/4/2026) di Balai Kota Makassar
Menurut Giring, kebijakan aktif Pemkot Makassar dalam mendorong berbagai perhelatan seni telah terbukti menggerakkan roda ekonomi daerah. Apresiasi juga datang dari komunitas event organizer lokal yang dinilai solid dan profesional.
Berbeda dengan konferensi pada umumnya, KMI 2026 akan menghadirkan program showcasing khusus bagi musisi asli Makassar. Mereka akan tampil di hadapan jajaran industri musik nasional dan internasional.
Mulai dari label, publisher, platform streaming digital, artist management, hingga promotor dan booking agent luar negeri.
“Kita ingin musisi Makassar punya jalur langsung bertemu dengan label, publisher, sampai booking agent internasional. Ini peluang emas untuk kolaborasi global,” tegas Giring. dilansir dari Kabarika.
Pemerintah Kota Makassar menyambut baik kepercayaan ini. Mereka berharap KMI 2026 memberi efek domino bagi perkembangan seni dan industri kreatif lokal.
Apalagi, Giring juga mengungkapkan rencana pemanfaatan aset Kementerian Kebudayaan sebagai lokasi showcasing sekaligus pendorong Makassar menjadi pusat kegiatan budaya nasional.
Ke depan, Makassar bahkan didorong untuk melampaui status kota event menuju music city sejati. Sebuah cita-cita yang kini mulai terlihat ujungnya./Ib. Foto: Kabarika id.
