JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat “Internet Sehat Anak Cerdas”. Seminar ini diselenggarakan pada hari Rabu, 17 Mei 2023 melalui platform zoom meeting.
Dalam seminar tersebut terdapat empat pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaitu Drs. H.M. Syaiful Bahri Anshori, M.P yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI, Semuel Abrijani Pangerapan B.Sc sebagai Direktur Jendral Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI serta mengundang Nurul Millah. S.Psi sebagai Praktisi Perkembangan Anak serta Muhammad Shobirin selaku ketua LPM STAI Bustunul Ulum Krai Lumajang.
Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Ngobrol Bareng Legislator yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Webinar memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara Kiat Cegah Kecanduan Digital pada Anak pada saat ini.
Baca artikel lainnya: Presiden Minta Jalur Logistik dan Jalan Produksi yang Rusak Parah Diperbaiki
Sesi pemaparan diawali oleh Drs. H.M. Syaiful Bahri Anshori, M.P. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa,
“Perkembangan dunia ini sangat cepat jadi dengan adanya seminar ini kita dapat memberikan informasi dengan baik, serta memberikan dampak yang baik bagi anak, karena di dunia internet seperti kita tahu banyak hal-hal yang dapat mempengaruhi anak, contohnya game serta media sosial.” papar Syaiful Bahri.
Paparan kedua disampaikan oleh Semuel Abrijani. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa,
“Kita perlu bekerja sama dalam mewujudkan dan menyukseskan transformasi digital di Indonesia. Salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya transformasi digital adalah terbentuknya masyarakat digital yang mempunyai kemampuan literasi diigital yang memadai. Ngobrol Bareng Legislator merupakan hal yang paling krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini.” papar Semuel.
Paparan ketiga disampaikan oleh Nurul Millah, S.Psi, Selaku Praktisi Perkembangan Anak. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa,
“Internet sehat merupakan, konten atau muatanya mengandung dampak positif yang dapat memberikan penguatan pada softskill maupun hardskill pada anak atau orang dewasa. Saat ini perkembangan teknologi sangat pesat. Hadirnya teknologi dapat memberikan perubahan pada Nilai, sehingga dapat memberikan dampak negatif maupun positif. Selain perubahan pada nilai tentunya pola asuh anak juga berubah”, papar Nueul Millah.
Baca artikel lainnya: Ini 12 Daftar Pelanggaran yang Disasar Tilang Manual
Pemaparan terakhir disampaikan oleh Muhammad Shobirin selaku ketua LPM STAI Bustunul Ulum Krai Lumajang. Dalam paparannya beliau menjelaskan,
“Dalam kasus ini, dalam menangani internet sehat, dibutuhkan emotional intelligence yakni kemampuan seseorang dalam menggunakan dan memahami emosi (baik emosi orang lain maupun emosi diri sendiri) dengan tujuan meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Dengan cara menumbuhkannya yakni dengan Memberikan contoh yang baik dalam berperilaku, Membantu anak mengenali emosi, Membangun empati anak, Membiasakan anak bekerja sama, Mengembangkan keterampilan memecahkan masalah, Mengembangkan rasa percaya diri.”, papar Muhammad Sobirin./Ib
